Rani Febriyanni, Nurul Amelia Sari, Syarifah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Pengembangan Karir Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MIN 1 Langkat Rani Febriyanni, Nurul Amelia Sari, Syarifah
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 2 No 2 Mei 2022
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen pengembangan karir guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di MIN I Langkat. Jenis penelitian bersifat penelitian kualitatif pendekatan analisis deskriptif. Metode yang digunakan adalah obsevasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisi data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian uji keabsahan data dilakukan dengan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian manajemen pengembangan karir guru di MIN I Langkat dengan beberapa program yaitu Pertama, Program peningkatan kualifikasi pendidikan guru Program penyetaraan dan Sertifikasi : sertifikasi ini program dari pemerintah bentuk pengakuan terhadap profesi guru, Program pelatihan integritasi berbasis kompetensi : Program supervisi pendidikan : dilakukan kepala madrasah secara terjadwal, supervisi dari pengawas sekolah dilakukan 1 kali dalam 1 semester, Kedua. Program pemberdayaan MGMP (Musyawarah Guru mata Pelajaran) : MGMP dilaksanakan dalam bentuk forum diskusi dari berbagai lembaga pendidikan, Ketiga. Simposium guru yang pelaksanaannaya seperti halnya pelatihan, dan Keempat, manajemen yang dilaksanakan dalam bentuk obsevasi dan evaluasi. Manejemen pengembangan profesionalisme guru dilaksanakan dengan beberapa program : kualifikasi pendidik, sertifikasi, pelatihan integrasi berbasis kompetensi, supervisi pendidikan, pemberdayaan MGMP, simposium guru dan penelitian. Kegiatan pelatihan dan pengembangan diikuti seluruh pendidik MIN I Langkat, dari 7 program tersebut ada kegiatan simosium guru belum diikuti oleh para guru, kemudian ada beberapa pendidik yang belum melaksanakan pengembangan seperti mengajar tidak sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki, belum tersertifikasi, dan belum adanya pengimlementasian tentang penelitian yang dilakukan.