Adi Wijaya
Program S1 Hukum, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TENAGA KESEHATAN PANDEMI COVID 19 BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN Anita Theresia; Adi Wijaya; Muhamad Japri
Abdimas Awang Long Vol 3 No 2 (2020): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v3i2.354

Abstract

Pandemic Covid 19 yang hingga saat ini masih kita alami tidak hanya memberi dampak bagi seluruh umat manusia, tetapi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan harus bersiap dengan segala resiko yang mungkin terjadi saat menjalankan tugasnya. Sebagai garda terdepan yang setiap hari merawat pasien Covid-19 dengan resiko sangat tinggi terhadap penularan virus tersebut. Perlindungan hukum bagi para tenaga kesehatan sering terabaikan, seolah mayarakat apatis dan beropini bahwa itu sudah sebagai tugas dan tanggungjawab sebagai tenaga medis. Resiko penularan virus yang tidak hanya bisa dialami oleh tenaga kesehatan itu sendiri tetapi juga anggota keluarganya. Penulis menggunakan metode library research atau kajian pustaka. Riset kajian kepustakaan ini adalah melakukan penelitian dari buku-buku perpustakaan, majalah, jurnal dan artikel dan sumber dari internet yang relevan dengan masalah yang dibahas. Berikut kajian berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
EFEKTIFITAS PENEGAKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN TERHADAP PERNIKAHAN SIRI Yanuel Albert Faisan; Aji titin Roswitha N; Adi Wijaya
Abdimas Awang Long Vol 3 No 2 (2020): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v3i2.360

Abstract

Pernikahan sejatinya adalah menjadi momentum untuk membagi kebahagiaan kepada orang lain, membagikan legalitas dan romantisme kebahagiaan sebagai pasangan suami istri. Tetapi tidak jarang pasangan harus menutupi kebahagiaannya melalui nikah siri. Beberapa factor yang menyebabkan seseorang melakukan nikah siri seperti usia yang belum cukup seperti yang dianjurkan pemerintah, permasalahan ekonomi dan yang paling ironis adalah poligami. Nikah siri adalah bentuk pernikahan yang dilakukan dibawah tangan berdasarkan ajaran agama, adat istiadat dan tanpa pengakuan resmi dari hukum Negara, karena memang tidak tercatat di lembaga milik Negara. Penulis menggunakan metode library research atau kajian pustaka. Riset kajian kepustakaan ini adalah melakukan penelitian dari buku-buku perpustakaan, majalah, jurnal dan artikel dan sumber dari internet yang relevan dengan masalah yang dibahas.