Aditya Wahyu Pratama
Program Studi Mesin Otomotif, Jurusan Teknik , Politeknik Negeri Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI KARAKTERISTIK LAJU PEMBAKARAN DAN ANGKA OKTAN BAHAN BAKAR POLYPROPYLENE CAIR HASIL PEMURNIAN PROSES DISTILASI ABSORSI DENGAN VARIASI CAMPURAN OKTAN BOOSTER Aditya Wahyu Pratama; Sakroni Rizky

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.925 KB)

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu bahan yang tidak mudah terurai. Dan tidak berdampak buruk bagi manusia, serta mempunyai nilai guna yang tinggi untuk dijadikan sebagai alternatif bahan bakar minyak. Salah satunya mengkonversi sampah plastik menjadi minyak. Hal ini bisa dilakukan karena pada dasarnya plastik berasal dari minyak bumi, sehingga tinggal dikembalikan ke bentuk semula. Selain itu plastik juga mempunyai nilai kalor cukup tinggi, setara dengan bahan bakar fosil seperti bensin dan solar. Pemurnian yang di hasilkan dari Polypropylene dapat digunakan sebagai bahan bakar. Pada mulannya untuk mendapatkan hasil bahan bakar plastik terlebih harus dilakukan pengujian dengan menggunakan metode distilasi yang kemudian dari hasil tersebut akan dilakukan pengujian kembali dalam beberapa sampel sebagai perbandingan. Bahan bakar jenis (PP) Polypropylene yang di distilasi di Lab. Mesin otomotif politeknik negeri jember pada suhu 800C dan suhu 1000C dan 1200C. Pada BBPP suhu 80oC dalam jangka waktu 30 menit dalam hal ini heater sebagai pemanas air pada kondensor yang menyelimuti pipa aliran bahan bakar. Suhu 1000C dalam jangka waktu 45 menit, jangka ini relatif lebih lama karena semakin tinggi suhu yang dihasilkan jangka waktu yang dibutuhkan juga akan bertambah. Suhu 1200C dalam jangka waktu 60 menit. Pengujian bahan bakar ini untuk menganalisis terhadap Angka Oktan dan Laju Pembakaran. Hasil Pengujian dilakukan di Universitas Brawijaya Malang dan Institute Teknologi Surabaya. Pada penelitian pemurnian bahan bakar polypropylene cair hasil distilasi ini dapat disimpulkan bahwa dalam pengujian Laju pempakaran yang paling rendah yang merupakan pembakaran paling cepat adalah BB Pertalite 60% + BBPP 40% nilai kalor 7183,78 kalori per gram dengan laju pembakaran 4:56 detik dan BBPP hasil pemurnian 100°C Volume 90%+10% oktan booster nilai kalor10877,80 kalori per gram dengan laju pembakaran 04:56 detik.
ANALISA CAMPURAN BAHAN BAKAR BIOETANOL DARI NIRA TEBU DENGAN BAHAN BAKAR PREMIUM TERHADAP NILAI KALOR dan UNJUK KERJA MESIN 4 LANGKAH Aditya Wahyu Pratama; Ivan Trisna

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.517 KB)

Abstract

Kebutuhan bahan bakar minyak di Indonesia dari setiap tahun telah meningkat. Peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak tidak diimbangi dengan peningkatan produksi bahan bakar minyak, sehingga permintaan bahan bakar lebih besar dari ketersediaan bahan bakar. Sejak tahun 2000. Penurunan jumlah cadangan minyak bumi disertai dengan pengurangan produksi telah mencapai 10% per tahun.). Sebagai akibatnya, sangat penting untuk mencari sumber minyak lainnya. Salah satu alternatifnya adalah penggunaan energi terbarukan dan dapat digunakan untuk menggantikan penggunaan bahan bakar minyak atau gas alam (bahan bakar fosil). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan bahan bakar campuran etanol nira tebu dan premium diketahui nilai kalor rata-rata dari masing-masing variasi yaitu Premium sebesar 6202,495 cal/gram, BP+25% sebesar 4777,129 cal/gram, Bp+50% sebesar 3907,829 cal/gram, BP+75% sebesar 3586,777 cal/gram. Sedangkan untuk torsi yang didapat secara berurutan pada masing-masing variasi adalah 5.20 N.m pada 7000 rpm, 4.37 N.m pada 7000 rpm, 5.27 N.m pada 7000 rpm, dan 4.23 pada rpm 8000 dan nilai daya maksimal secara berurutan adalah 4.43 Hp pada rpm 8000, 4.61 Hp pada rpm 8000, 4.93 Hp pada rpm 8000, dan 4.97 Hp pada rpm 9000.
ANALISIS PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR PERTALITE DENGAN BIOADITIF MINYAK CENGKEH TERHADAP EMISI GAS BUANG DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR MOTOR 4 LANGKAH Aditya Wahyu Pratama; Abdul Aziz

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.567 KB) | DOI: 10.35891/jmmt.v2i2.2703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang muncul pada kombinasi minyak cengkeh dengan bahan bakar pertalite terhadap nilai oktan, emisi gas buang, serta konsumsi bahan bakar motor 4 langkah sistem karburator dan injeksi dengan CC (Cubical Centimeter) yang sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pencampuran minyak cengkeh dengan bahan bakar pertalite yang dilakukan dengan beberapa perbandingan. Perbandingan minyak cengkeh dengan pertalite antara lain 0% (100% pertalite), 5% (95% pertalite + 5% minyak cengkeh), 10% (90% pertalite + 10% minyak cengkeh), 15% (85% pertalite + 15% minyak cengkeh), 20% (80% pertalite + 20% minyak cengkeh), 25% (75% pertalite + 25% minyak cengkeh). Hasil dari penelitian ini adalah penambahan bioaditif minyak cengkeh kedalam bahan bakar dapat menaikkan nilai oktan sebesar 9,5% pada persentase campuran 10%. Hasil pengujian emisi gas buang pada motor 4 langkah sistem karburator dapat menurunkan kadar HC sebesar 88,8%, CO sebesar 73,1%, CO2 sebesar 42% pada persentase campuran 25%. Hasil pengujian emisi gas buang pada motor 4 langkah sistem injeksi dapat menurunkan kadar HC sebesar 7,7%, CO sebesar 10,2% pada persentase campuran 25%. Hasil pengujian konsumsi bahan bakar dapat menurunkan konsumsi bahan bakar sebesar 9,1% pada motor sistem karburator dan 3,8% pada motor sistem injeksi dengan persentase campuran 25%.