Ekta Puspitasari
Akademi Kebidanan Wahana Husada Bandar Jaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

analisis determinan pemberian asi eksklusif ibu bekerja di wilayah puskesmas pringsewu kabupaten pringsewu tahun 2016 Ekta Puspitasari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i1.1454

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan dan cairan lain kecuali vitamin, mineral dan obat. Pemberian ASI menyelamatkan sekitar 1,5 juta bayi per tahun dari kesakitan dan kematian. Pada kenyataannya cakupan pemberian ASI eksklusif di Provinsi Lampung  pada tahun 2015 belum mencapai target yang diharapkan yaitu 80%. Cakupan ASI eksklusif di Pringsewu sangat rendah hanya 21.9%. Rendahnya cakupan  pemberian ASI eksklusif mempengaruhi status gizi bayi  yang bisa mengakibatkan Kurang Energi Kronik(KEK), berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pemberian ASI eksklusif ibu bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Pringsewu Kabupaten Pringsewu Tahun 2016.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskripif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Pringsewu Kabupaten Pringsewu yang memiliki bayi usia 6 – 24 bulan yaitu sebanyak 315 ibu. Sampel di peroleh sebanyak 120 responden. Analisis data yang digunakan adalah chi square dan regresi logistik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pendidikan (p-value = 0,001 dan  OR = 3,923), pengetahuan (p-value = 0,021 dan  OR =2,797), sikap  (p-value =  0,001 dan OR = 4,315),  ketersediaan fasilitas (p-value = 0,047  dan  OR =2,520), dukungan suami (p-value = 0,048 dan OR = 2,385). Selain itu, yang tidak ada hubungannya, yaitu umur, Inisiasi Menyusu  Dini, tempat melahirkan, dukungan petugas kesehatan karena p-value > 0.05. Hasil analisis multivariate menunjukkan bahwa sikap merupakan variabel paling dominan berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif ibu bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Pringsewu (p-value = 0,002 dan OR = 3,735).Penelitian ini menyarankan Petugas Kesehatan dapat meningkatkan kemampuan untuk penyuluhan pemberian ASI eksklusif khususnya pada ibu yang bekerja dan mengajarkan manajemen laktasi dan membuat tempat khusus untuk konseling menyusui.Kata kunci : Asi Eksklusif, Ibu bekerja