Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Novin Yetiani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i3.3033

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten sintang  cakupan ASI Ekslusif Tahun 2017 yaitu 51,88%. Hal ini menunjukkan bahwa target Kabupaten sebesar 70% tidak terpenuhi. Kecamatan Sepauk merupakan salah satu Kecamatan dengan Cakupan ASI terendah yaitu 30,03% dari 323  hanya 97 bayi yang mendapat ASI. Penelitian ini menggunakan Eksperiment Semu dengan desain one group pretest and posttest dilaksanakan pada bulan Februari 2019. Tujuannya yaitu untuk mngetahui pengaruh penyuluhan Pemberian ASI Eksklusif terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Menyusui di Desa Gernis Kecamatan Sepauk Tahun 2019. Sampel penelitian ini Seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan berjumlah 32 orang. Analisa data dilakukan dengan Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan Pemberian ASI Eksklusif terhadap peningkatan Pengetahuan (Pvalue = 0,002) di Desa Gernis Kecamatan Sepauk Tahun 2019. Diharapkan petugas kesehatan dapat lebih fokus memberikan informasi tentang ASI Eksklusif dan menumbuhkan keinginan masyarakat dengan cara memotivasi masyarakat menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anaknya.
Factors Related to the Low Visit of Posbindu PTM in Sintang Distric Wagiran; Rudiansyah; Ria Damayanti; Sohibun; Aditya Sardi; Novin Yetiani
International Journal of Integrative Sciences Vol. 2 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijis.v1i4.3515

Abstract

The prevalence of non communicable disease (PTM) on Riskesdas 2018 has increased compared to 2013. The problem of high PTM and its large impact requires efforts to control PTM risk factors with PTM Posbindu activities but The number of PTM Posbindu visits still very low in. The purpose of this study  to determine the factors associated with the low number of community visits in the posbindu PTM. This research is a quantitative research with cross sectional design with a sample of 286 respondents with random sampling technique. The statistical test used the square-test with a 95% CI. The results showed education p-value =0.033, PR =1.313, knowledge p-value =0.010, PR =1.423, attitude p-value = 0.045, PR =1.326, access to health services p value =0.016, PR =1.357 , family support p-value =0.009, PR =1.383, motivation p-value =0.001, PR =1.481 with low PTM Posbindu visits. It is suggested to the government to improve supporting facilities, as well as strengthening health workers and cadres in providing optimal posbindu services
Evaluasi Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Sungai Durian Joni Herman; Yolanda Montessori; Wagiran; Yolanda Mentessori; Sohibun; Novin Yetiani; Akhmad Hasan; Nurul Khoirun Nisa; Uray Bilchairi Jakti; Barliy Brasila
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5461

Abstract

Rekam medis elektronik merupakan sistem informasi yang menyimpan catatan medis pasien dalam format digital, menggantikan rekam medis berbasis kertas. Pelaksanaan rekam medis elektronik terdapat beberapa kendala seperti jaringan internet lelet, masih terbatasnya sumber daya manusia yaitu tenaga lulusan rekam medis, petugas rekam medis belum sepenuhnya menguasai pengunaan rekam medis elektronik, computer di ruangan rekam medis hanya dua. Tujuan: Mengetahui bagaimana evaluasi pelaksanaan rekam medis elektronik di Puskesmas Sungai Durian Tahun 2025. Metode: jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif dengan subjek penelitian yaitu petugas pendaftaran dan kepala instalasi rekam medis sedangkan objek penelitian pelaksanaan rekam medis elektronik. Hasil penelitian kendala ketika melakukan pendaftaran pasien yaitu mengakses fitur-fitur yang jarang digunakan, Proses pengajuan melalui bendahara nanti dari pihak puskesmas yang akan membelikan kebutuhan sesuai dengan pengajuan. peningkatan kapasitas jaringan wifi. computer di unit rekam medis puskesmas tersedia 2 unit, computer yang digunakan sering error. Belum ada penambahan unit computer. Kesimpulan: pelaksanaan rekam medis di puskesmas sesuai dengan kebutuhan pengguna, hanya saja beberapa aspek yang perlu penambahan sesuai dengan kebutuhan pengguna rekam medis elektronik.