Patrisius Tauho
Sekolah Tinggi Teologi Jemaat Kristus Indonesia, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERTANIAN ORGANIK SEBAGAI BENTUK TANGGUNG JAWAB MANUSIA TERHADAP LINGKUNGANNYA DITINJAU DARI KEJADIAN 2:15 Patrisius Tauho
SIAP: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Jemaat Kristus Indonesia, Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.601 KB) | DOI: 10.55087/siap.v10i1.13

Abstract

Sejak Allah menciptakan alam semesta, manusia ditempatkan di dalamtaman Eden, Allah mengajak manusia untuk terlibat dalam pemeliharaanciptaan-Nya. Pertanian organik merupakan salah satu perwujudantanggung jawab manusia merawat lingkungannya. Secara esensimanusia tidak bisa lepas dari alam sekitar karena dia dciptakan sebagaibagian dari kosmos yang diciptakan Tuhan. Berdasar Kejadian 2:15akan diketahui bagaimana teknologi pertanian harus dikembangkanuntuk merawat dan menjaga bukan merusak alam. Manusia diundanguntuk terlibat dalam usaha pemeliharaan ciptaan. Kata kunci: organik, lingkungan, kosmos