Fina Apriliana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR KEJADIAN HEPATITIS A PADA SISWA DI MADRASAH ALIYAH RAUDHATUL HUDA AL ISLAMI KABUPATEN PESAWARAN Achmad Farich; Fina Apriliana; Khoidar Amirus
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i3.489

Abstract

Sekolah sebagai salah satu sasaran PHBS di tatanan institusi pendidikan, hal ini disebabkan karena banyaknya data yang menyebutkan bahwa munculnya sebagian penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah, misalnya diare, kecacingan, anemia dan hepatitis A. Hepatitis A merupakan urutan pertama dari berbagai penyakit hati di dunia terjadi secara sporadic di seluruh dunia, dengan kecenderungan pengulangan siklus epidemic.Di Kabupaten Pesawaran jumlah penderita hepatitis A mencapai 121 penderita. Pada bulan Desember tahun 2012 terdapat 45 siswa yang positif terserang virus hepatitis A. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan perilaku CTPS, konsumsi jajanan sehat, penggunaan jamban sehat dan kejadian hepatitis A pada siswa di Madrasah Aliyah Raudhatul Huda Al Islami Kabupaten Pesawaran 2017. Penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi studi adalah siswa kelas XI dan XII sebanyak 290 orang dan sampel 165 orang, analisa menggunakan uji Chi-square. Hasil uji dapat disimpulkan, bahwa responden menderita hepatitis A hanya 22,4%, sebagian besar responden mempunyai kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, tidak mengkonsumsi jajan sehat, dan tidak menggunakan jamban secara sehat. Ada hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan pakai sabun, perilaku konsumsi jajan sehat, dan perilaku penggunaan jamban sehat dengan kejadian hepatitis A pada siswa di Madrasah Aliyah Raudhatul Huda Al Islami Kabupaten Pesawaran. Disarankan pada pedagang makanan/minuman disekitar sekolah agar lebih memperhatikan kebersihan jajanan yang dijajakan. Bagi kepala sekolah diharapkan mengupayakan pengadaan fasilitas untuk mencuci tangan
HUBUNGAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN, KONSUMSI JAJAN SEHAT DAN PENGGUNAAN JAMBAN SEHAT DENGAN KEJADIAN HEPATITIS A PADA SISWA DI MADRASAH ALIYAH RAUDHATUL HUDA AL ISLAMI KABUPATEN PESAWARAN Fina Apriliana; Khoidar Amirus; Christin Angelina Febrianti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i4.413

Abstract

Sekolah sebagai salah satu sasaran PHBS di tatanan institusi pendidikan, hal inidisebabkan karena banyaknya data yang menyebutkan bahwa munculnya sebagianpenyakit yang sering menyerang anak usia sekolah, misalnya diare, kecacingan, anemiadan hepatitis A. Hepatitis A merupakan urutan pertama dari berbagai penyakit hati didunia terjadi secara sporadic di seluruh dunia, dengan kecenderungan pengulangansiklus epidemic.Di Kabupaten Pesawaran jumlah penderita hepatitis A mencapai 121penderita. Pada bulan Desember tahun 2012 terdapat 45 siswa yang positif terserangvirus hepatitis A. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan perilaku CTPS,konsumsi jajanan sehat, penggunaan jamban sehat dan kejadian hepatitis A pada siswadi Madrasah Aliyah Raudhatul Huda Al Islami Kabupaten Pesawaran 2013.Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan crosssectional. Populasi studi adalah siswa kelas XI dan XII sebanyak 290 orang dan sampel165 orang, analisa menggunakan uji Chi-square.Hasil uji analisis univariat menunjukkan dari 165 sampel ada 22,4% respondenyang menderita hepatitis A, sebagian besar responden mempunyai kebiasaan kurangbaik dalam perilaku CTPS (69,1%), sebagian besar responden tidak mengkonsumsi jajansehat (81,8%), sebagian besar responden tidak menggunakan jamban sehat (69,7%).Didapatkan ada hubungan perilaku cuci tangan pakai sabun (p-value = 0,001), perilakukonsumsi jajan sehat (p-value = 0,011), ada hubungan perilaku penggunaan jambansehat (p-value = 0,000) dengan kejadian hepatitis A pada siswa. Saran, sekolahmengupayakan pengadaan fasilitas seperti tempat untuk cucitangan sederhana,melakukan modifikasi menu makanan di asrama, merencanakan pengadaan kantin dalamlingkungan sekolah yang dikelola oleh pihak sekolah, dan secara bertahap mampumeningkatkan kualitas dan kuantitas fisik jamban yang ada di sekolah.Kata kunci : Cuci Tangan, Jajanan, Jamban, Hepatitis