Novis Kalia
Puskesmas Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Health Belief Model (HBM) yang Berhubungan Dengan Self Efficacy Melakukan Tes IVA pada Pasangan Usia Subur Usia 30-50 tahun Novis Kalia; Nova Muhani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i3.3046

Abstract

Cakupan Pemeriksaan IVA pada pasangan  usia subur tahun 2018 di Puskesmas Gedong Tataan yang melakukan skrining IVA  hanya 30,18 % yaitu 486.  PUS yang melakukan pemeriksaan IVA dari jumlah  sasaran PUS 1.610 dari target 40%. Penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor Health Belief  Model(HBM) yang  berhubungan  dengan Self Efficacy perilaku melakukan tes  IVA Pada  PUS usia 30 – 50 tahun Tahun 2019. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain Croos sectional Populasi penelitian ini seluruh PUS Tahun 2019 yang berjumlah 1610 orang dan sample 300 orng. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus- Oktober 2019.Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistic ganda. Hasil uji chi-square didapatkan variable yang berhubungan dengan Self Efficacy, yaitu persepsi manfaat ( p value 0,00, dengan OR 16,40, 95% CI 8,97 – 29,98) dan persepsi hambatan ( p value 0,00, dengan OR 12,53, 95% CI 7,01 – 22,38) Sedangkan lebih dari (0,94) dan Variabel persepsi keseriusan (p value 0,12)Faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan pemeriksaan IVA adalah variable persepsi manfaat dengan nilai OR 14,15 dan dapat disimpulkan tidak ada interaksi antar variable. Saran bagi PUS untuk lebih sering mendengarkan penyuluhan dan membaca brosur tentang kesehatan, Agar minat dan tingkat kepercayaan PUS tinggi terhadap manfaat yang didapat dari  melakukan pemeriksaan tes IVA.