Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literature Review: Menyusun Alat Ukur Penalaran Situasional Tio Rosalina; I Gde Dhika Widarnandana; Ni Ketut Wiradnyani; Ni Putu Mira Kartika Sari; Sintia Kumala Dewi; Ni Kadek Meliani
JURNAL PSIKOLOGI MANDALA Vol 6, No 1 (2022): JURNAL PSIKOLOGI MANDALA
Publisher : Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Berpikir kritis merupakan salah satu soft skill yang wajib dimiliki oleh para pelajar dan pencari kerja. Berpikir kritis merupakan proses berpikir lebih dalam dan tidak menerima begitu saja melainkan juga melibatkan proses bertanya, menganalisis dan mengevaluasi suatu informasi yang kita peroleh. Data hasil validasi kelayakan instrumen oleh Ahli dinyatakan sangat layak/ valid dengan persentase rata-rata 91,66%. Hasil analisis validitas butir soal menunjukkan bahwa butir-butir soal mendukung validitas tes sehingga dikatakan layak atau valid. Hasil analisis reliabilitas butir soal dinyatakan reliabel dengan nilai reliabilitas 0,897 dengan interpretasi tinggi. Hasil analisis tingkat kesukaran diperoleh rata-rata skor sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Hasil analisis daya pembeda diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,49 dengan kategori baik. Hasil analisis kepraktisan instrumen diperoleh persentase sebesar 92,5%, dengan kategori sangat praktis. Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa diketahui berada pada tingkat sedang berdasarkan dari hasil analisis data kemampuan berpikir siswa. Dari 79 artikel yang berkaitan, peneliti menggunakan 26 artikel yang relevan dari tahun 1997-2013. Peneliti menggunakan metode accidental sampling Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data Validitas Isi Indikator dan Butir item Aikens V, dilanjutkan dengan melakukan uji keterbacaan calon responden.Kata Kunci: alat ukur, berpikir krtitis, konstruksi
Literature Review: Menyusun Alat Ukur Penalaran Situasional Tio Rosalina; I Gde Dhika Widarnandana; Ni Ketut Wiradnyani; Ni Putu Mira Kartika Sari; Sintia Kumala Dewi; Ni Kadek Meliani
JURNAL PSIKOLOGI MANDALA Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL PSIKOLOGI MANDALA
Publisher : Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpm.v6i1.1829

Abstract

Abstrak. Berpikir kritis merupakan salah satu soft skill yang wajib dimiliki oleh para pelajar dan pencari kerja. Berpikir kritis merupakan proses berpikir lebih dalam dan tidak menerima begitu saja melainkan juga melibatkan proses bertanya, menganalisis dan mengevaluasi suatu informasi yang kita peroleh. Data hasil validasi kelayakan instrumen oleh Ahli dinyatakan sangat layak/ valid dengan persentase rata-rata 91,66%. Hasil analisis validitas butir soal menunjukkan bahwa butir-butir soal mendukung validitas tes sehingga dikatakan layak atau valid. Hasil analisis reliabilitas butir soal dinyatakan reliabel dengan nilai reliabilitas 0,897 dengan interpretasi tinggi. Hasil analisis tingkat kesukaran diperoleh rata-rata skor sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Hasil analisis daya pembeda diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,49 dengan kategori baik. Hasil analisis kepraktisan instrumen diperoleh persentase sebesar 92,5%, dengan kategori sangat praktis. Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa diketahui berada pada tingkat sedang berdasarkan dari hasil analisis data kemampuan berpikir siswa. Dari 79 artikel yang berkaitan, peneliti menggunakan 26 artikel yang relevan dari tahun 1997-2013. Peneliti menggunakan metode accidental sampling Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data Validitas Isi Indikator dan Butir item Aikens V, dilanjutkan dengan melakukan uji keterbacaan calon responden.Kata Kunci: alat ukur, berpikir krtitis, konstruksi
Descriptive Study: Workload Analysis of Regional X Hospital Employees Experiencing Career Mismatch Ni Kadek Meliani; I Gde Dhika Widarnandana; Lidtiyani Dewi Hartika, M.Psi.,
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i3.3148

Abstract

This study aims to find out how the workload experienced by employees who experience career mismatch at RSUD X, where there are 135 employees who experience career mismatch. The data obtained in this study is the result of distributing questionnaires to 114 samples from a total of 135 existing populations. The results of distributing the questionnaires were tested for validity and reliability to ensure that the instrument in the form of a questionnaire used was valid and reliable. Based on the results of the analysis conducted, it is known that workload indicators that affect employees who experience mismatched careers are in terms of office facilities, as well as handling violations that occur in the workplace. Whereas other things in the workload indicator in the form of physical demands, mental demands, time demands, training efforts, SOP implementation, and work knowledge do not put pressure in the form of workload on employees who experience career mismatches at RSUD X.