Struktur modal merupakan kombinasi hutang dan ekuitas dalam strukturkeuangan jangka panjang perusahaan. Apabila perusahaan lebih banyakmenggunakan utang berarti memperbesar risiko yang ditanggung oleh pemegangsaham dan juga memperbesar tingkat pengembalian yang diharapkan. Semakinbesar Return on Assets maka hutang akan relatif rendah untuk digunakan.Semakin tinggi rasio likuiditas, maka semakin besar kemungkinan hutang bisadibayar dan sebaliknya. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi danpengumpulan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan sektor barangkonsumsi terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015. Sampel 22perusahaan sektor barang konsumsi dengan 5 periode penelitian total 110observasi. Model analisis dalam penelitian ini adalah regresi linier bergandadengan menggunakan program SPSS. Pengujian data dilakukan dengan uji asumsiklasik, uji koefisien determinasi, uji F dan uji t. Kesimpulan dari hasil penelitianini secara parsial Resiko bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadapstruktur modal, Return On Assets dan likuiditas berpengaruh negatif dansignifikan terhadap struktur modal sedangkan secara simultan Resiko bisnis,Return On Assets dan Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal.