Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN LINGKUNGAN SOSIAL DENGAN PRILAKU SEKS REMAJA PADA SISWA KELAS X - XI DI SMA N 1 TERUSAN NUNYAI BANDAR AGUNG KEC. TERUSAN NUNYAI LAMPUNG TENGAH Shinta Arini Ayu; Riska Wandini; Eka Trismiyana
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i4.376

Abstract

Remaja merupakan asset yang sangat penting bagi pembangunan. Namun dalamera globalisasi saat ini, remaja dihadapkan pada derasnya arus informasi tentangberbagai hal termasuk diantaranya informasi gaya hidup prilaku seksual dan prilakulainnya, yang tentu saja berdampak negatif bagi remaja. Prilaku seksual yang tidaksehat dan beresiko dapat terjadi karena orang tua yang tidak termotivasi untukmemberikan informasi mengenai seksualitas, kurangnya pendidikan agama sejak dini,penyimpangan prilaku seksual karena pengaruh teman dan derasnya arus media massa.Penyimpangan prilaku seksual tersebut juga merupakan indikasi adanya perubahanpenting dalam tatanan masyarakat.Tujuan: Tujan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lingkungansosial dengan perilaku seks remaja pada siswa kelas X - XI di SMA Negeri 1 TerusanNunyai Bandar Agung Kec. Terusan Nunyai Kab. Lampung Tengah.Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan desainCross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X - XI di SMA Negeri 1Terusan Nunyai Lampung Tengah yang berjumlah 324 siswa, penggambilan sampeldengan menggunakan tehnik systematic random sampling sehinga diperoleh 65 orangsiswa. Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square.Hasil: hasil penelitian diperoleh p value 0,020 yang berarti p < α = 0,05disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara lingkungan sosial denganperilaku seksual remaja.Kesimpulan: Diharapkan bagi remaja baik laki-laki maupun perempuan untukmenghindari prilaku seksual beresiko karena nantinya akan merugikan diri sendiri,hendaknya lebih banyak melakukan aktivitas atau kegiatan yang lebih bermanfaat,misalnya berolahraga, mengikuti kursus, aktif dalam organisasi, kegiatan kesenian,ataupun melakukan hobi yang dapat menghindarkan diri dari aktivitas- aktivitas negatif.Kata Kunci : Lingkungan Sosial, Prilaku Seks, Remaja
Finger Grip Relaxation Technique to Reduce Pain Scale in Post Appendictomy Surgery Patients: Literature Review Siti Umaiyah; Rani Rahmawati; Zihan Hoerun Nisa; Dahlia Rachmawati; Shinta Arini Ayu; Fitri Anjani Bustami; Ikmal Maulidin; Resna Aranti
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 02 (2025): Jurnal Kesehatan: Volume 14, Issue 02, October 2025
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63323/jkes.v14i02.221

Abstract

Introduction: Appendectomy is an abdominal opening performed to remove the inflamed appendix. Post-appendectomy surgery will cause pain. Finger grip relaxation is one of the non-pharmacological methods that can reduce pain. This study conducted to determine how the finger grip relaxation technique affects the level of pain experienced by clients after appendectomy surgery. Method: Selected articles from the literature are reviewed and used in this study. Results: The use of finger grip relaxation techniques has been shown to be effective in reducing pain in post-appendectomy patients. Conclusion: The finger grip relaxation technique can help reduce pain intensity in patients who have undergone appendicitis surgery. Therefore, this technique can reduce physical and emotional tension, and the reflex points on the hands allow the body to feel relaxed.