Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Blimbing Dalam Pembuatan Dan Pengaplikasian Anti Nyamuk Cair Ekstrak Daun Kemangi Choirul Huda; Amalia Eka Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.3754

Abstract

ABSTRAKNyamuk Aedes aegypti merupakan vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjadi penyakit endemik di negara-negara tropis salah satunya Indonesia. Demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan ke manusia dengan gigitan nyamuk Aedes aegypty. Menurut data WHO penyakit demam berdarah sangat berpotensi pada daerah beriklim tropis seperti asia tenggara, dan menurut data kementrian Kesehatan  ditemukan 100sampai 500 kasus tiap harinya. Adapun tujuan kegiatan pelatihan singkat ini adalah meningkatkan pengetahuan  masyarakat tentang bahaya anti nyamuk berbahan kimia dan peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pembuatan antinyamuk cair berbahan herbal daun kemangi yang aman bagi masyarakat. Adapun kegiatan adalah pelatihan singkat pembuatan antinyamuk cair berbahan dasar kemangi dan pengaplikasiannya. Terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang antinyamuk berbahan herbal daun kemangi.Kata kunci : DBD, anti nyamuk cair, bahan obat tradisional, Kemangi leaf ABSTRACTAedes aegypti mosquito is a vector of Dengue Fever (DBD) disease that becomes an endemic disease in tropical countries such as Indonesia. Dengue fever is an infectious disease caused by the dengue virus and transmitted to humans with the bite of the Aedes Aegyptus mosquito. According to WHO data dengue fever disease is very potential in tropical climates such as southeast Asia, and according to data from the Ministry of Health found 100 to 500 cases every day. The purpose of this short training activity is to increase public knowledge about the dangers of chemical-based mosquito repellent and increase the knowledge and ability of the community about the manufacture of liquid antinyamuk made from kemangi leaf herbs that are safe for the community. The activity is a short training of making liquid antinyamuk made from basil and its application. There is an increase in people's knowledge and ability about antinyamuk made from kemangi leaf herbs.Keywords: DBD, liquid mosquito repellent, traditional medicine materials, Kemangi leaf
Inovasi Sediaan Serbuk Jamu Kering Siap Saji Daun Majapahit dan Rimpang sebagai upaya Meningkatkan Konsumsi Jamu Masyarakat Desa Bendiljati Wetan Choirul Huda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i2.7463

Abstract

ABSTRAK Dalam upaya peningkatan pengatahuan tentang obat tradisional dan kesehatan di era pandemi juga meningkatkan konsumsi obat tradisional kami mengajak masyarakat desa bendiljati, khususnya ibu rumah tangga untuk membuat sediaan jamu kering siap saji dimana sediaan tersebut juga dapat dijadikan ide usaha pada nantinya serta dapat meningkatkan konsumsi jamu masyarakat.Pemberdayaan Masyarakat desa Bendiljati Wetan dengan harapan masyarakat dapat membuat dan mengolah daun majapahit sebagai obat tradisional cepat saji yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta meningkatkan konsumsi jamu pada masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat desa Bendiljati Wetan dalam pembuatan ramuan jamu kering cepat saji daun majapahit dan rimpang untuk menjaga daya tahan tubuh dan peningkatan konsumsi jamu masyarakat. Lebih dari 70 % mitra mengetahui ramuan jamu kering cepat saji daun majapahit dan rimpang sebagai jamu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, diperoleh dari survey sebelum dan sesudah dilaksanakan pembelajaran. Kesimpulan: mitra dapat membuat dan menegetahui tentang jamu kering  cepat saji yang dapat digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh di era pandemic covid 19. Setelah mengikuti pengabdian masyarakat ini masyarakat dapat membuat sendiri jamu tradisional dengan baik dan benar sehingga dapat meningkatkan derajat  Kesehatan masyarakat di era  pandemi Kata Kunci:  Obat Tradisional, Daun Majapahit, Rimpang  ABSTRACT In an effort to increase knowledge about traditional medicine and health in the pandemic era as well as increase the consumption of traditional medicine, we invite the people of Bendiljati village, especially housewives to make ready-to-eat dry herbal preparations where these preparations can also be used as business ideas in the future and can increase the community's consumption of herbal medicine. Empowering the Bendiljati Wetan village community with the hope that the community can make and process majapahit leaves as a fast food traditional medicine that can be used to increase endurance and increase consumption of herbal medicine in the community. The activities carried out were in the form of socialization and empowerment of the Bendiljati Wetan village community in the manufacture of fast-food dried herbal ingredients of majapahit leaves and rhizomes to maintain body resistance and increase the consumption of herbal medicine in the community. More than 70% of partners know the ingredients of fast-food dried herbal medicine majapahit leaves and rhizomes as herbs to increase endurance, obtained from surveys before and after the learning is carried out. Conclusion: partners can make and know about fast-food dry herbs that can be used to maintain body resistance in the era of the covid 19 pandemic. After participating in this community service, the community can make their own traditional herbal medicine properly and correctly so that it can improve the degree of public health in the pandemic era Keywords: Traditional Medicine, Majapahit Leaves, Rhizome
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kunir Tentang Pembuatan dan Pengaplikasian Obat Tradisional Sebagai Penambah Daya Tahan Tubuh Di Era Pandemi Covid-19 Choirul Huda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i2.7462

Abstract

ABSTRAK Sejak diumumkan pertama kali ada di Indonesia, kasus COVID19 meningkat jumlahnya dari waktu ke waktu sehingga memerlukan perhatian. Pada prakteknya di masa pandemi, tatalaksana COVID-19 diperlukan kerjasama semua profesi untuk menanganinya. Pada masa sekarang ini masyarakt perlu di berikan informasi terkait ramuan obat tradisional penambah daya tahan tubuh atau menjaga sitem imun, dan tidak hanya mengandalkan obat ataupun vitamin-vitamin yang beredar di pasaran, terkait dengan itu semua di butuhkan pengenalan dan inovasi agar masyarakat dapat menjaga sitem imun dengan memanfaatkan obat tradisional di sekitar rumah guna meningkatkan daya tahan tubuh. Memberikan pengetahuan tentang obat tradisional penambah daya tahan tubuh di era pandemi beserta pengatahuan tentang bahan dan cara pembuatan jamu penambah daya tahan tubuh yang benar di lingkungan di desa Kunir kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Disamping itu, juga akan diberikan beberapa materi tentang Obat tradisional serta praktek pembuatan dan pengolahan serta penyimpan Jamu penambah daya tahan tubuh yang baik dan benar. Diharapakan setelah adanya kegiatan ini masyarakat dapat membuat sendri jamu / obat tradisional penambah daya tahan tubuh yang baik dan benar sehingga kwalitas hidup masyarakat desa Kunir akan meningkat. Hasil yang di dapat dari pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan terkait penggunaan dan pembuatan jamu tradisional sebagai penambah daya tahan tubuh sebesar lebih dari 70 %, sehingga program pembelajaran dapat disimpulkan sudah berjalan dengan Baik. Data itu di peroleh dari hasil surfey dan kuiseoner yang di berikan kepada masyarakat. Kesimpulan Setelah mengikuti pengabdian masyarakat ini masyarakat dapat membuat sendiri jamu tradisional dengan baik dan benar sehingga dapat meningkatkan derajat  Kesehatan masyarakat di era  pandemic. Kata Kunci:  Sitem Imun, Anti Virus, Obat Tradisional        ABSTRACT Since it was first announced in Indonesia, COVID19 cases have increased in number over time, requiring attention. In practice during the pandemic, THE management of COVID-19 requires the cooperation of all professions to deal with it. At this time masyarakt need to be given information related to traditional medicine potions to increase endurance or maintain the immune system, and not only rely on drugs or vitamins on the market, related to it all in need of introduction and innovation so that the public can maintain the immune system by utilizing traditional medicines around the house to improve endurance. Provide knowledge about traditional medicine immune enhancers in the pandemic era along with knowledge about the ingredients and how to make herbal medicines to increase the correct endurance in the environment in the village kunir district Wonodadi Blitar. Method that Used with method Talk and tanya answer. Besides thatalso will Given some material about Medicine traditional and practice Manufacture and Processing and Storage Herbal medicine Enhancer power endure body that good and true. Expected after the existence of Activities this community get make syringe Herbal medicine / medicine traditional Enhancer power endure body that good and true so that Quality live community village Turmeric will increase. The results obtained from this community service are that the community has experienced an increase in knowledge related to the use and manufacture of traditional herbal medicine as an immune booster by more than 70%, so that the learning program can be concluded that it is running well. The data was obtained from the results of surveys and questionnaires that were given to the public. Conclusion After participating in this community service, the community can make their own traditional herbal medicine properly and correctly so that they can improve the degree of public health in the pandemic era. Keywords: Immune System, Anti-Virus, Traditional Medicine