Budiman Hartono
Departemen Forensik Bioetik Medikolegal, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Terapi Delayed-Onset Muscle Soreness: Studi Literatur Rebecca Olivia Haryuni; Hartanto Hartanto; Budiman Hartono
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 28 No 3 (2022): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v28i3.2328

Abstract

Delayed onset muscle soreness (DOMS) adalah salah satu tipe cedera otot yang terjadi saat berolahraga. Adanya DOMS ditandai dengan perasaan nyeri dan tidak nyaman pada otot yang digunakan secara berlebihan. Kondisi DOMS dapat berefek pada penurunan ruang gerak otot dan paralisis semu yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan performa otot ke depannya. Mekanisme DOMS memiliki berbagai teori seperti asam laktat, spasme otot, kerusakan jaringan otot, kerusakan jaringan ikat, inflamasi, dan efluks enzim. Aktivitas fisik yang dapat memicu terjadinya DOMS adalah kontraksi eksentrik, yaitu kontraksi intensitas tinggi dan tidak biasa. Berbagai terapi yang dapat dilakukan adalah cold water immersion (CWI), contrast water immersion, cryotheraphy, kompresi, perbaikan aktif, Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID), massage, heat treatment, antioksidan, vibrasi, dan whole body cryotherapy. Studi menunjukkan bahwa tidak semua modalitas terapi dapat menurunkan persepsi nyeri pada DOMS maupun biomarker inflamasi dan kerusakan jaringan. Hasil efektivitas terapi sangat bervariasi mengikuti waktu saat diberikan atau dosisnya.