Banyaknya produk kosmetik di pasaran mempengaruhi keputusan pembelian, khususnya pada generasi milenial. Pada umumnya mereka memiliki pertimbangan yang matang sebelum melakukan pembelian produk kosmetik terutama dalam hal Islamic branding, label BPOM dan word of mouth. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Islamic branding, label BPOM dan word of mouth terhadap keputusan pembelian produk kosmetik pada konsumen milenial di Kabupaten Nganjuk. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi milenial Kabupaten Nganjuk yang menggunakan produk kosmetik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 96 orang dengan karakteristik responden yang bertempat tinggal di Kabupaten Nganjuk, memiliki usia 20-35 tahun dan pernah menggunakan produk kosmetik. Instrumen penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner yang disebarkan kepada responden, bertujuan untuk mengumpulkan data dari setiap variabel yang ada. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa secara parsial (1) Islamic branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk kosmetik pada konsumen milenial di Kabupaten Nganjuk, (2) label BPOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk kosmetik pada konsumen milenial di Kabupaten Nganjuk, (3) word of mouth berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk kosmetik pada konsumen milenial di Kabupaten Nganjuk, (4) secara simultan Islamic branding, label BPOM dan word of mouth berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk kosmetik pada konsumen milenial di Kabupaten Nganjuk.