Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDIDIKAN ISLAM DI IRAN (Tinjauan Historis Pra dan Pasca Revolusi) M. Noor Fuady
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2016): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.454 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1814

Abstract

Setelah Revolusi Islam Iran pada 1979, sistem pendidikan Iran mengalami perubahan yang sangat mendasar dan semua upaya pendidikan harus disesuaikan dengan prinsip-prinsip Islam. Prioritas harus diletakkan pada terjaminnya usaha mendidik anak-anak dan generasi muda sehingga menjadi muslim yang konsekuen dan punya komitmen yang tinggi terhadap agama Islam. Pendidikan di Iran masih bersifat sentralistik terdiri dari pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan tinggi. Pendidikan dasar dan menengah di bawah naungan Departemen Pendidikan (ministry of education), sedangkan pendidikan tinggi di bawah naungan dan pengawasan Departemen Ilmu dan Teknologi. Sejak Revolusi Islam, universitas dan perguruan tinggi baru telah dibangun, menawarkan berbagai spesialisasi. Selain itu, sejak tahun 1987, program master dan doktor telah ditawarkan dalam berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Pada tahun 1989 MCHE mencatat ada lebih dari 100 lembaga pendidikan tinggi yang terdiri dari 30 universitas, 14 adalah komplek universitas dan perguruan tinggi, 5 adalah perguruan tinggi swasta non-pemerintah dan 36 lebih pusat-pusat pendidikan tinggi dan instansi pemerintah. Kata kunci: pendidikan, Islam, Iran
Pendidikan Keimanan Di MTs Muhammadiyah 3 Banjarmasin M. Noor Fuady
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.402 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v8i2.2367

Abstract

Pada hakikatnya pendidikan Islam tak dapat dilepaskan hubungannya dari al-Khaliq, Sang Maha Pencipta. Konsep Tarbiyah, Ta’lim dan Ta’dib yang dijadikan rujukan pemaknaan dan penyusunan konsep pendidikan Islam semuanya mengacu kepada sumber utamanya, yaitu Allah Swt.Pembelajaran aqidah atau keimanan sangat urgent dalam pembentukan manusia seutuhnya, maka perlu diimplementasikan dan dikembangkan secara maksimal sehingga dapat mencapai target secara efektif dan efesien. Pembelajaran keimanan di sekolah diwujudkan dengan sebuah mata pelajaran yang dinamakan Aqidah Akhlak. Kata Kunci: Pendidikan, Keimanan, MTs Muhammadiyah
HERMENEUTIKA DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM M. Noor Fuady
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4042.247 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1823

Abstract

hermeneutika sebagai metode penafsiran teks, banyak digunakan oleh para pemikir Islam moderenis seperti, Hassan Hanafi, Fazlur Rahman, Muhamad Arkoun, Nasr Hamid Abu Zaid dan lain-lain. Padahal istilah hermeneutika dalam filsafat barat sangat terkait dengan interpretasi Bibel. Oleh karena itu penggunaan hermeneutika dalam tafsir al-Quran masih terdapat pro dan kontra. Hermeneutika selalu berpusat pada fungsi penafsiran teks. Konsep “teks” di sini tidak terbatas pada sesuatu yang tertulis, tapi meliputi pula ujaran, penampilan, karya seni, dan bahkan peristiwa. Di sini sebenarnya bisa pula dikatakan interpretasi “teks sosial”. Bahkan simbol-simbol pun, sebenarnya merupakan teks. Termasuk simbol-simbol dalam mimpi seseorang. Beberapa tokoh muslim mencoba memformulasikan hermeneutika ke dalam dunia Islam di antaranya adalah Abid al-Jabiri yang mengemukakan nalar Bayani, Irfani dan Burhani, yang kemudian dapat dijadikan landasan untuk menginterpretasi teks al-Quran untuk diimplementasikan ke dunia pendidikan.Kata Kunci: Hermeneutika, Filsafat, Pendidikan Islam
TAUHID, AKHLAK, DAN MANUSIA DALAM PENDIDIKAN ISLAM M. Noor Fuady
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2016): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.962 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1806

Abstract

Fitrah yang bersifat potensial tersebut harus dikembangkan secara faktual dan aktual. Untuk melakukan upaya tersebut, Islam memberikan prinsip-prinsip dasarnya berupa nilai-nilai Islami sehingga pertumbuhan potensi manusia terbimbing dan terarah. Manusia merupakan elemen utama dalam pendidikan. Karena hanya manusia yang harus dan dapat dididik serta harus dan dapat mendidik, tanpa pendidikan perkembangan manusia tidak dapat berjalan secara optimal. Pendidikan Islam berfungsi membimbing dan mengarahkan manusia agar mampu mengemban amanah dari Allah, yaitu menjalankan hidupnya dimuka bumi bagi sebagai ‘abd Allah maupun sebagai khalifah Allah. Kedua misi manusia tersebut, baik sebagai ‘abd Allah maupun khalifah Allah, merupakan perjanjian primordial antara manusia dan Allah. Untuk mengemban misi tersebut, manusia dibekali alat-alat potensial, sehingga manusia dapat mengetahui, memahami dan menjalankan tugas tersebut. Namun manusia mudah jatuh dan tergelincir sehingga melupakan misi yang harus diembannya. Kunci kunci: tauhid, akhlak, manusia, pendidikan, Islam
SISTEM DAN KELEMBAGAAN PENDIDIKAN ISLAM BANI SALJUK M. Noor Fuady
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3184.919 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v5i2.1830

Abstract

Puncak kemajuan pendidikan Islam, yaitu pada masa Malik Syah, wazir Nizham al-Mulk dari bani Saljuk yang membangun Madrasah Nizhamiyah yang nantinya menjadi perguruan tinggi terbesar di zamannya. Madrasah Nizhamiyyah telah berjasa dalam mengembangkan madzhab Sunni Syafi’iyah dan menumbangkan madzhab Syi’ah di daerah itu.materi yang diajarkan pada madrasah ini, adalah fiqih dan tauhid, di samping cabang-cabang ilmu agama yang lain seperti ushul fiqh, ilmu-ilmu al-Quran, hadits Nabi, akhlak, diajarkan di situ. Alasannya adalah bahwa setiap muslim wajib (fard al-’ain) mempelajari ilmu-ilmu tersebut cabang-cabang ilmu agama yang lain, seperti nahwu, sharaf, adab juga disajikan disitu meskipun ilmu-ilmu itu hanya sebagai pelengkap. Madrasah ini betul-betul menyeleksi calon Mahasiswanya dengan sangat ketat, sehingga betul-betul menjadi sekolah favorit sampai saat itu dan wajar jika banyak alumninya menjadi ulama besar.Nizhamiyyah sangat mendukung kemajuan ilmu pengetahun, hal ini terbukti pengelola Nizhamiyyah menyediakan beasiswa/biaya bagi guru yang mau mengadakan penelitian untuk menemukan teori-teori baru. Pendanaan penyelenggaraan pendidikan pada madrasah ini menggunakan wakaf.Kata kunci: Pendidikan, Bani Saljuk, Madrasah Nizhamiyah
HADITS DAN AKTIFITAS IMANIYAH PADA TAHAPAN PERKEMBANGAN INDIVIDU M. Noor Fuady
Nizham Journal of Islamic Studies Vol 10 No 02 (2022): Nizham : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Postgraduate State Islamic Institute (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/nizham.v10i02.5651

Abstract

The role of parents in educating their children is pivotal (highly important) and more specifically in cultivating the faith values. This article is intended to examine that individual faith values development and its responsibility on each stage by analyzing the hadiths of the Prophet Muhammad, Peace Be Upon Him (PBUH) which explain about the issue, and then describe and exemplify those faith values activities that could be done by parents on each individual development stage. Maudhu'i method is used to completely examine this issue.
Understanding Local Tradition of Pamali Banjar and Integration of Islamic Education Values : Memahami Tradisi Lokal Pamali Banjar dan Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Qutni, Darul; M. Noor Fuady
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Integration of Islamic Knowledge and Values in Education, Islamic Studies, Loca
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i1.236

Abstract

Islam is an identity of Banjar people. In their daily life, Banjar people also knowand believe in pamali. On the other hand, pamali is not allowed by Islamic religion. Is there any pamali in Islam? The objective of this study is to describe pamali originating from Islamic teachings such as the Qur'an and hadith. This research uses decriptive qualitative method. The results of this study prove that the Banjar pamali is partly derived from the Qur'an, and hadith, and the words of ulama. The pamali from the teachings of Islam is in the way of eating and drinking, sleeping, farming, In the five pillars of Islam and Islamic teachings, pamali is practiced and believed by people. The pamali taken from the Qur'an, hadith, and the words of ulama do not make people shirk