Fardeana Tri Chandra Armon
Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Fungsi Manajemen Kepala Bidang Keperawatan Terhadap Penerapan Patient Safety Culture di Ruang Rawat Inap RS Akademis Jaury Jusuf Putera Makassar: The Influence of the Management Function of the Head of the Nursing Division on the Implementation of Patient Safety Culture in the Inpatient Room of the Jaury Jusuf Putera Academic Hospital Makassar Fardeana Tri Chandra Armon; Andi Surahman Batara; Andi Nurlinda
Journal of Muslim Community Health Vol. 3 No. 1 (2022): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.167 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v3i1.786

Abstract

Latar belakang: Saat ini isu penting pelayanan kesehatan adalah keselamatan pasien. Upaya untuk meningkatkan keselamatan pasien adalah menciptakan patient safety culture. Organisasi kesehatan dikatakan memiliki budaya keselamatan pasien, jika menerapkan keterbukaan, keadilan, pelaporan dan budaya belajar. Fungsi manajemen kepala keperawatan merupakan faktor penting dalam keberhasilan patient safety culture. Fungsi manajemen merupakan siklus mencapai tujuan organisasi, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengaturan staf, pengarahan dan pengendalian. Penelitian ini bertujuan adalah untuk menganalisis pengaruh fungsi manajemen kepala bidang keperawatan terhadap penerapan patient safety culture di ruang rawat inap RS Akademis Jaury Jusuf Putera Makassar. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap sebanyak 109 responden. Jumlah sampel sebanyak 86 orang dengan rumus slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan uji statistik regresi logistik berganda. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan pengaruh fungsi perencanaan (p= 0,002), pengorganisasian (p= 0,000), pengaturan staf (p= 0,000), pengarahan (p= 0,000), dan pengendalian (p= 0,000) terhadap penerapan patient safety culture di ruang rawat inap RS Akademis jaury Jusuf Putera Makassar. Fungsi manajemen kepala bidang keperawatan yang paling berpengaruh terhadap penerapan patient safety culture adalah fungsi pengarahan dilihat dari nilai p= 0,000 dan OR sebesar 68,763. lebih besar dari fungsi perencanaan (OR 21,968) dan fungsi pengendalian (OR 29,082) Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh fungsi manajemen perencanaan, pengaturan staf, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian terhadap penerapan patient safety culture di ruang rawat inap RS akademis Jaury Jusuf Putera Makassar. Disarankan pihak rumah sakit agar meningkatkan fungsi manajemen agar keselamatan pasien berjalan dengan baik, sehingga meningkatkan mutu rumah sakit.