Tiphanny Aurumajeda
Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS VISUAL IKLAN DI INDONESIA PADA GENERASI ALPHA Tiphanny Aurumajeda
Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif Vol. 4 No. 1 (2022): KREATIF : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/files.v4i1.40

Abstract

Iklan merupakan cara komunikasi sebuah perusahaan kepada para calon konsumennya dengan tujuan memperkenalkan barang ataupun jasa mereka. Iklan biasanya dibuat dengan menonjolkan visual dibandingkan dengan teks nya. Iklan pada dasarnya bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas mengenai kelebihan produk yang akan dijualnya. Maka dengan memperbanyak element visual dibandingkan dengan teksnya dirasa cara yang efektif untuk menyampaikan pesan tersebut. Namun gaya dari visual periklanan disetiap zamannya selalu melalui sebuah perubahan. Salah satunya visual periklanan yang terjadi di generasi Alpha ini. Jika disandingkan dengan visual periklanan di era sebelumnya, tentu terlihat sekali perbedaan yang cukup sginifikan. Tentu disini dipengaruhi oleh beberapa factor mengapa perubahan dari sebuah iklan selalu berubah di setiap generasinya. Setiap generasi memiliki psikografis individu yang berbeda-beda. Hal ini ditentukan juga dengan lingkungan yang setiap zamannya tentu berbeda-beda. Dengan menganalisis menggunakan metode Kualitatif, maka disini kita bisa mengetahui mengapa visual dari setiap periklanan selalu berubah di setiap generasinya. Dalam hal ini visual iklan yang akan dianalisis berasal dari generasi Alpha, dimana generasi ini dianggap sebagai generasi yang paling banyak mempengaruhi dunia karena sudah sangat dekat dengan dunia digital. Hal tersebut dapat diketahui bagaimana ciri khas dari visual periklanan di era generasi Alpha ini karena pada generasi Alpha ini visual iklan memiliki ragam yang lebih luas lagi dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
PERANCANGAN BRANDING UMKM “NENG QUEEN” SEBAGAI IDENTITAS USAHA SUSU KURMA DI PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Tiphanny Aurumajeda; Rifky Achmad Kurniawan
Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif Vol. 4 No. 2 (2022): KREATIF : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/files.v4i2.44

Abstract

Industri Usaha kecil Menengah Neng Queen merupakan sebuah usaha susu kurma di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat yang berdiri sejak september 2020 untuk menawarkan produk kesehatan, awalnya hanya untuk mengisi waktu luang semenjak pandemi karena semua pekerjaan dilakukan dirumah.Produk susu kurma ini memiliki kelebihan kulitas kurma yang premium dan campuran susu yang tidak ditambahkan dengan air. Namun saat ini produk susu kurma belum memiliki identitas usaha untuk dikenal masyarakat luas, maka dibutuhkan perancangan Branding Industri Usaha Kecil Menangah “Neng Queen” sebagai usaha susu kurma di Kota Bandung. Strategi bisnis dalam menciptakan brand positioning dilakukan untuk mengedepankan dan memperkuat brand diantara kompetitor lainnya. Perancangan Branding tersebut dilakukan melalui tahapan pengumpulan data seperti wawancara, data dokumen dan data pustaka. Perancangan yang dibuat penulis menggunakan pendekatan adaptasi metode Alina Wheeler, metode Alina Wheeler adalah proses dimana peneliti berusaha menerapkan teori dari Alina Wheeler dalam model 5 M yaitu; melakukan penelitian, memperjelas strategi, merancang identitas, Menciptakan titik sentuh, dan mengelola aset yang sudah dibuat. Tujuan utama perancangan Brand Identity “Neng Queen” sebagai identitas usaha susu kurma di Kota Bandung menghasilkan sebuah identitas berupa logo, buku panduan penerapan logo sebagai media utama dan media pendukung berupa perlengkapan usaha dan media promosi yang bisa di implementasikan secara efektif.
ESTETIKA NUSANTARA PADA LOGO PESONA INDONESIA Tiphanny Aurumajeda; Astry Damayanti
Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif Vol. 5 No. 1 (2023): KREATIF : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/files.v5i1.49

Abstract

Logo merupakan pembeda atau identitas dari sebuah perusahaan/ organisasi. Logo yang baik adalah logo yang mudah diingat dan berbeda dari perusahaan/ organisasi lain. Topik yang diangkat pada penulisan ini adalah Logo Pesona Indonesia dalam estetika nusantara. Pesona Indonesia merupakan sebuah kampanye yang dibuat oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dengan tujuan untuk mempromosikan tempat wisata di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman budaya dan keindahan alamnya. Logo Pesona Indonesiamempunyai identitas yang khas, walapun terdapat perubahan dari tahun ke tahun, namun ikonnya tetap sama, hanya saja perubahan pada layout tulisan dan gambar. Nilai estetiknya terletak pada pada logogram yang berupa gambar burung warna-warni. Keindahan dan kekayaan alam tersebar di seluruh wilayah nusantara, sehingga tiap daerah memiliki keindahan dan warna yang berbeda. Di Nusantara, setiap warnamemiliki maknanya tersendiri. Misalnya, warna putih dimaknai sebagai simbol kesucian di satu komunitas, namun di komunitas lain warna hitam justru merupakan simbol kesucian. Oleh karena itu, dari sudut pandang estetika nusantara, interpretasi makna simbol secara sederhana merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Estetika merupakan simbol yang mewakili pola pikir masyarakat suatu daerah. Dengan estetika nusantara, logo tersebut dapat dirasakan keindahannya. Esensi estetika Nusantara berakar pada perayaan kehidupan manusia yang indah dan mulia yang selaras dengan alam dan Tuhan pemberi kehidupan.