Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STATUS KUALITAS HIDUP 2 TAHUN PASCA STROKE Defi Amalia Setia Ningrum; Santi Martini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 5 No 2: November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.715 KB) | DOI: 10.33475/jikmh.v5i2.128

Abstract

Stroke merupakan penyakit nomor satu penyebab disabilitas di dunia. Kecacatan berupa pembatasan fisik, disfungsi sosial, dan psikologi yang ditimbulkan akibat stroke mempengaruhi banyak aspek kualitas kesehatan yang berhubungan dengan kehidupan atau kualitas hidup penderitanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur perbedaan status kualitas hidup pasien 2 tahun pasca stroke menurut karakteristik demografi dan rehabilitasi medik. Penelitian menggunakan studi observasional analitik di Poliklinik Saraf RSU Haji Surabaya, dengan desain studi cross sectionaldengan 52 sampel. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah karakteristik demografi (usia, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan), lama sakit dan rehabilitasi medik.Sedangkan variabel terikat adalah status kualitas hidup, yang diukur menggunakan instrumen WHOQOL-BREF. Analisis yang dipakai dalam penitian ini menggunakan uji Chi square untuk mengetahui perbedaan, serta mengitung Prevalence Rate (PR) dan Risk Difference (RD).Hasil penelitian didapatkan nilai perbedaan status kualitas hidup bermakna menurut usia (p=0,023), jenis kelamin (p=0,017), dan rehabilitasi medik (p=0,005). Besar risiko yang bermakna secara statistik terdapat pada variabel usia PR=2,22 (95%CI=1,04<PR<4,74), jenis kelamin PR=1.89 (95%CI=1,17<PR<3,07), rehabilitasi medik PR=2,16 (95% CI=1,23<PR<3,78). Pasien pasca stroke berusia >55 tahun, jenis kelamin perempuan, dan ketidakikutsertaan rehabilitasi medik berisiko mempunyai status kualitas hidup yang lebih rendah.Perhatian khusus terhadap keikutsertaan rehabilitasi medik perlu diperhatikan agar dapat membantu mempercepat pemulihan dan peningkatan kualitas hidup pasien.