Muhtadin Muhtadin
STKIP PGRI Lubuklinggau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR BAGI GURU PONDOK PESANTREN MAZROILLAH KOTA LUBUKLINGGAU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Muhtadin Muhtadin; Satinem Satinem; Desti Dwi Sari; Sleng Saputra
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.486 KB) | DOI: 10.31540/jpm.v2i2.903

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian pada masyarakat bertujuan memberikan motivasi kepada para guru Pondok Pesantren Mazroillah untuk menyusun sendiri bahan ajar sesuai degan kebutuhan peserta didik dan guru yang memiliki kualitas baik. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ditujukan kepada para guru di Pondok Pesantren Mazroillah yang terdiri atas: guru bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial, Sejarah, PPKN, Fisika, Bahasa Inggris, Prakarya, Penjaskesrek, dan BK. Permasalahan utama yang berkaitan dengan persiapan pembelajaran adalah sebagai berikut: 1) mereka tidak terbiasa menghasilkan bahan ajar yang sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya; 2) para guru telah disibukkan dengan administrasi persiapan pembelajaran, sehingga mereka tidak ada waktu untuk membuat bahan ajar; 3) para guru sangat menggantungkan kepada sekolah untuk menyediakan buku-buku yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran; 4) Ada beberapa kendala yang dihadapi mereka untuk menciptakan bahan ajar, misalnya minimnya buku literatur yang digunakan sebagai rujukan dalam penulisan bahan ajar, minimnya contoh bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan guru dan siswa. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 1) para guru Memiliki kemauan yang sangat tinggi untuk menghasilkan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa; 2) para guru Mampu menghasilkan bahan ajar berbentuk buku yang memiliki kualitas baik seperti buku ajar; 3) Para guru memiliki buku ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan guru sebesar 53,33% dari jumlah keseluruhan yang mengikuti pendampingan yaitu 15 guru yang terdiri atas berbagai bidang studi.