Ainun Mardhiah
Institut Keseatan Helvetia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMENGARUHI TERJADINYA SEKSIO SESAREA PERMINTAAN SENDIRI Ainun Mardhiah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i2.2423

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Sebagian besar wanita yang menikah mengharapkan kehamilan alami namun tidak banyak dari mereka yang dapat bersalin secara normal. Dewasa ini persalinan secara SC lebih diminati oleh para ibu dibandingkan persalinan normal. WHO mencatat bahwa angka persalinan dengan seksio sesarea atas faktor ibu dan janin termasuk didalamnya atas permintaan ibu sekitar 10% sampai 15% dari semua proses persalinan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang memengaruhi terjadinya seksio sesarea (SC) permintaan sendiri di RS Teungku Peukan Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2017.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik kuantitatif dengan mengunakan desain studi  case control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang bersalin melalui seksio sesarea (SC) permintaan sendiri berjumlah 165 ibu bersalin. dan Sampel penelitian ini adalah sebagian ibu yang bersalin melalui seksio sesarea (SC) permintaan sendiri berjumlah 62 dengan perbandingan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol adalah 1:1, sehingga besar sampel penelitian berjumlah 124 orang dengan teknik ramdom sampling dengan cara undian. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, analisis multivariat dengan uji regresi berganda binary.Hasil: Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai P pengetahuan = 0,030 < α = 0,05, nilai P sikap = 0,005 < α = 0,05, nilai P persepsi = 0,007 < α = 0,05, nilai P = 0,053 < α = 0,05, dan nilai P anjuran petugas kesehaan = 0,005 < α = 0,05. Variabel anjuran petugas kesehatan merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi terjadinya SC permintaan sendiri dengan Nilai P = 0,002 dan Exp (B) = 0,272.Kesimpulan: Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, persepsi tentang nyeri persalinan dan kosmetik seks, anjuran petugas kesehatan terhadap terjadinya SC atas permintaan sendiri.Saran: kepada ibu bersalin untuk mengetahui informasi lengkap mengenai keuntungan serta kerugian pada persalinan normal dan persalinan dengan SC. Kata Kunci : Seksio Sesaria, Faktor Internal dan Eksternal
EFEKTIFITAS LACTACTION MASSAGE TERHADAP PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU NIFAS Ainun Mardhiah; Riska Maulidanita; Winda Agustina
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i2.3520

Abstract

THE EFFECTIVENESS OF LACTACTION MASSAGE ON COLOSTRUM EXPENDITURE             IN THE PUBLIC MOTHER Background :Breastfeeding immediately after delivery provides many benefits for mothers and children. Breast milk that comes out for the first time contains colostrum which is highly nutritious and has antibodies that can protect newborns from disease. Based on the Demographic and Health Survey (IDHS), it is stated that more than half of children (57%) received breast milk within 1 hour after birth and 74 percent of children started breastfeeding within 1 day after birth.Purpose :Knowing to analyzing the effectiveness of lactaction massage on colostrum expenditure in postpartum mothersMethods:The research design used a pre-experimental design with a pretest-posttest control group design. Place of fresearch in the Medan City clinic in 2020.The population and sample in this study were all postpartum mothers on the first-third day totaling 24 people using purposive sampling technique. Comparison of 1: 1, where 12 respondents were intervened with lactaction massage and 12 respondents were the control group. The data that has been collected is processed by computer. Then analyzed the data, namely: Univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon test with a significance level of 95% (0.05).Results: There is a difference in the average value of colostrum expenditure before and after the lactaction massage from 0.00 to 5.00. Wilcoxon test results obtained p value = 0.007 <0.05.Conclusion: There is the effectiveness of lactaction massage on colostrum expenditure in postpartum mothers.Suggestion: it is advisable to mothers who give birth to know complete information about the importance of giving colosrum to newborns. Keywords : Colostrum Expenditure, Lactaction Massage,Post Partum ABSTRAK Latar belakang: Pemberian ASI segera setelah melahirkan memberikan banyak manfaat bagi ibu dan anak. ASI yang keluar pertama kali mengandung kolostrum yang bergizi tinggi dan memiliki antibodi yang dapat melindungi bayi baru lahir dari penyakit. Berdasarkan Survei Demografi Dan Kesehatan (SDKI) menyatakan bahwa lebih dari separuh anak (57%) mendapatkan ASI dalam periode 1 jam setelah lahir dan 74 persen anak mulai disusui dalam 1 hari setelah lahir.Tujuan penelitian: untuk menganalisis efektifitas lactaction massage terhadap pengeluaran kolostrum pada ibu nifas.Metode: Desain penelitian menggunakan metode pre eksperimental design dengan pretest-posttest control group design. Tempat penelitian di klinik Kota Medan Tahun 2020. Populasi dan sampel seluruh ibu nifas hari pertama-ketiga berjumlah 24 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Perbandingan 1:1, dimana 12 responden diintervensi lactaction massage dan 12 responden sebagai kelompok kontrol. Data yang telah dikumpulkan, diolah dengan komputer. Kemudian menganalisis data yaitu: Analisis univariat  dan bivariat dengan menggunakan uji t test dengan tingkat kemaknaan 95% (0,05).Hasil: Terdapat perbedaan nilai rata-rata pengeluaran kolostrum sebelum  dan  setelah  tindakan lactaction massage  0,00  menjadi  5,00.  Hasil  uji wilcoxon diperoleh nilai p = 0,007 < 0,05.Kesimpulan: Terdapat efektifitas lactaction massage terhadap pengeluaran kolostrum pada ibu nifas.Saran: Peneliti selanjutnya untuk meneliti variabel lainnya terkait lactaction massage dan pentingnya pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Kata Kunci: Pengeluaran Kolostrum, Lactaction Massage,Nifas