Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Landak . Permasalahan mengenai Kualitas Pelayanan Publik melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja ini cukup menarik untuk diteliti mengenai masih banyak masyarakat kabupaten landak yang merasa kurang puas pada sistem pelayanan di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Landak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sementara teknik pengumpulan data melalui teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kabid Tenagakerjaan dan masyarakat yang membuat kartu tanda pencari kerja. Sedangkan metode pengolahan data menggunakan metode kualitatif pada teori Sinambela (2011:7) yang mana mencakup 6 hal yaitu: Transparansi, Akuntabilitas, Kondisional, Partisipasi, Kesamaan Hak, Keseimbangan Hak dan Kewajiban namun hanya tiga (3) teori yang digunakan yaitu transparansi, akuntabilitas dan partisipatif yang akan digunakan di Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kabupaten Landak. Berdasarkan hasil penelitian ini perlu adanya suatu bentuk pelayanan yang prima dalam suatu Kualitas Pelayanan Publik dengan keterbukaan, pertanggungjawaban, situasi, keterlibatan keadilan kepada pengguna jasa (masyarakat) di Kabupaten Landak serta sering terjadinya gangguan teknis dalam pelaksanaan pelayanan pembuatan kartu tanda pencari kerja AK 1, hal ini terjadi karena ketidaksiapan sistem perangkat yang ada di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Landak selain itu penggunaan sistem online juga memerlukan SDM yang terlatih dalam pengoperasian sistem online ini.Kata-kata Kunci: Kualitas Pelayanan Publik, Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi