Siti Nur Alfia Abdullah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA JULIA KRISTEVA DALAM FILM “SEXY KILLERS” (Pendekatan Semanalisis Hingga Intertekstualitas Siti Nur Alfia Abdullah
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama AL-WARDAH, Vol.13 No.2 Tahun 2019
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v13i2.216

Abstract

Munculnya sebuah film yang menceritakan keadaan bangsa Indonesia yang melibatkan petinggi-petinggi bangsa dan masyarakatnya yang mempunyai pemahaman berbeda dalam melihat sebuah teknologi, menjadi suatu hal yang patut untuk ditelaah kembali, sejak film tersebut muncul, telah menuai berbagai pujian dan pula yang mengkritisi serta memaknainya dengan cara yang  berbeda , yakni film “Sexy Killers. Ini menjadi sebuah dasar penulis dalam melakukan penelitian untuk  melihat perbedaan tersebut dari berbagai macam bentuk pemaknaan yang dibangun, dengan memaki teori semiotika dari Julia Kristeva, tentang semanalisis hingga intertektualitas. Walaupun teori tersebut terfokus pada bahasa puitis, namun penulis ingin mencoba menerapkannya dalam sebuah media film yang jarang dilakukan dalam peneltian lain. Hasil penelitian menjelaskan bahwa  makna tidaklah mesti dipahami secara kaku dan otoriter, namun makna memiliki perkembangan yang terus berinovasi, “sexy killers” dalam perwujudannya merupakan teks full yang tidak bisa dirubah dalam kristeva disebut dengan genoteksnya, fenoteks merupakan makna yang berkembang di tengah masyarakat saat menyaksikan “sexy killers” makna yang dihasillkan pun berbeda beda, bisa jadi makna tersebut dipahami sama dengan tujuan dari si sutradara film sendiri sebagai bentuk kritis terhadap pemerintah yang tidak bijak dalam melakukan pembangunan tambang batu bara, atau bahkan proses hadirnya film tersebut dimaknai sebatas informasi sesaat dan tidak memiliki pengaruh apa-apa.
FRAME HIJRAH MILLENIAL DI MEDIA SOSIAL (Telaah Makna Hadis Tentang Hijrah) Siti Nur Alfia Abdullah
AL-TADABBUR Vol 6, No 2 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas seputar dinamika pemahaman hijrah sebagai fenomena sosial masa kini, yang membingkai hijrah sebagai lahan gaya hidup. Hal ini dapat dilihat dengan diadakannya kegiatan acara ceremonial yang dihadiri sekaligus diprakarsai oleh para publik figur dan ustad-ustad tren di masa kini. Fenomena sosial semacam ini yang kemudian dalam tulisan ini akan dianalisis dengan pendekatan hadis sosial seputar hijrah, yakni hadis yang ada di Sunan al-Nasa’i Karya Imam Nasa’i, Nomor Hadis, 4996. Hasilnya, hijrah masa kini merupakan fenomena sosial hijrah dalam bentuk baru, yang bertujuan untuk memperbaiki diri menjadi manusia yang lebih baik lagi, baik lisan maupun cara berpakaian.