Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI TERHADAP BEBERAPA TERMA AL-QUR’AN (al-sa’id, al-falah, al-fauz) M Djidin
AL-TADABBUR Vol 2, No 1 (2016): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.88 KB)

Abstract

Al-qur’an berisi 114 surah, 30 juz dan 6236 ayat. Sebagai kitab petunjuk, pedoman, kitab yang memuat dan membicarakan berbagai aspek kehidupan manusia, maka al-Qur’an menjadi obyek kajian dari masa ke masa oleh berbagai kalangan, bukan hanya oleh para sarjana muslim tetapi juga dari kalangan non muslim. Mereka mengkaji al-qur’an dari berbagai sisi dengan menggunakan metode dan pendekatan yang bervariasi.Salah satu metode yang digunakan adalah menentukan suatu tema yang akan diteliti kemudian menghimpun kata-kata yang berkaitan dengan tema kajian. Kata-kata tersebut dihimpun dari surah-surah al-Qur’an. Selanjutnya kata-kata itu ditelusuri terdapat pada surah apa lalu dikelompokkan kemudian diurut berdasarkan turunnya, apakah ia masuk kategori makkiyah atau madaniyah. Jika ada asbab al-nuzulnya juga menjadi bagian dari penjelasan ayat untuk kemudian tiba pada kesimpulan tentang kandungan ayat yang dikaji. Metode ini dikenal dengan metode maudhu’i atau tematik.Tulisan ini tidak membahas metode tematik tetapi akan membahas berbagai kata dalam al-Qur’an yang dapat dimaknai dengan kebahagiaan. Kata-kata dimaksud adalah kata al-sa’id, al-falah, dan al-fauz.
AL-QUR’AN BERBASIS KESATUAN SURAH M Djidin
AL-TADABBUR Vol 4, No 2 (2018): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.854 KB)

Abstract

Urgensi tulisan ini dapat membuka informasi penting tentang kesatuan makna al-Qur’an. Al-Qur’an terdiri atas 114 surah. Susunan surah-surah al-Qur’an diawali dengan surah al-Fatihah. Surah kedua dan ketiga adalah surah al-Baqarah, surah al-Imran. Sedangkan surah berikutnya surah al-Nisa, surah al-Maidah dan diakhiri surah ke-114, surah al-Nas. Susunan surah-surah ini dikenal dengan susunan berdasarkan mushaf (tartib al-Mushaf)Kajian ini menggunakan pendekatan korelasi, munasabah. Penelitian membuktikan bahwa susunan surah-surah al-Qur’an berdasarkan tartib al-mushaf adalah susunan korelatif,  berbasis kesatuan surah. Surah al-Fâtihah sebagai pembuka surah mengandung berbagai informasi. Ayat-ayat dalam surah al-Fatihah yang bersifat global dijelaskan oleh ayat yang terdapat dalam surah al-Baqarah. Berbagai informasi pada surah al-Baqarah, penjelasannya dapat ditemukan pada surah berikutnya. Demikian surah al-Imran, sebahagian ayatnya dijelaskan maknanya pada surah sesudahnya.Adanya korelasi antara surah-surah al-Qur’an terutama dari segi kandungannya menunjukkan bahwa antara surah-surah al-Qur’an merupakan satu kesatuan yang saling menguatkan. Al-Qur’an adalah berbasis kesatuan surah.