Abstrak: Khotbah dan berkhotbah adalah kegiatan yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan seorang hamba Tuhan. Bahkan tidak dapat dipungkiri bahwa jemaat melihat kualitas seorang hamba Tuhan dari khotbahnya dan bagaimana ia berkhotbah, sehingga tidak sedikit hamba Tuhan yang berlomba-lomba untuk membuat khotbah yang “keren” atau dengan kata lain hamba Tuhan tersebut lebih menekankan tehnik atau metode berkhotbah dari pada memperhatikan esensi khotbah dan prinsip-prinsip yang seharusnya dilakukan dalam berkhotbah.Tehnik dan metode berkhotbah bukan berarti tidak penting, sebenarnya hal tersebut adalah hal yang sifatnya pendamping guna sebuah khotbah dapat disajikan dengan lebih menarik. Namun jika seorang pengkhotbah hanya menekankan tehnik dan metode dan tidak memperhatikan prinsip-prinsip dalam berkhotbah, maka khotbah tersebut tidak memiliki bobot dan bahkan bisa jadi tidak memiliki kuasa.Dalam karya tulis ini penulis hendak menyajikan tentang pandangan John Calvin tentang khotbah dan berkhotbah dengan mengetahui dasar dan latar belakang pemikirannya terhadap khotbah serta prinsip-prinsip yang dimiliki Calvin dalam berkhotbah yang pada akhirnya tulisan ini dapat menjadi suatu pembanding atau suatu sarana evaluasi bagi para pengkhotbah.Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode studi pustaka, guna mengetahui pandangan John Calvin tentang khotbah dan berkhotbah.