p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Elvania Rachim
Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Pascasarjana, IAIN Salatiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Teori Pengolahan Informasi Dalam Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Elvania Rachim; Neneng Yektiana; Rahmat Hariyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4: Juni 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v1i4.507

Abstract

Model pembelajaran pengolahan informasi adalah model pembelajaran yang menitikberatkan pada aktivitas yang terkait dengan kegiatan proses atau pengolahan informasi untuk meningkatkan kapabilitas siswa melalui proses pembelajaran. Model pemrosesan informasi ini didasari oleh teori belajar kognitif dan berorientasi pada kemampuan peserta didik memproses informasi yang dapat memperbaiki kemampuannya. Pemrosesan Informasi merujuk pada cara mengumpulkan/menerima stimuli dari lingkungan, mengorganisasi data, memecahkan masalah, menemukan konsep, dan menggunakan simbol verbal dan visual. Pemrosesan informasi juga dibutuhkan bagi anak berkebutuhan khusus tunagrahita. Istilah tunagrahita disebut hambatan mental (mentally handicap) untuk melihat kecenderugan kebutuhan khusus pada meraka, hambatan mental termasuk penyandang lamban belajar maupun tunagrahita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana teori pengolahan informasi dalam pendidikan agama Islam yang dapat diterapkan pada anak berkebutuhan khusus tunagrahita. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Berdasarkan hasil analisis study pustaka, terdapat tokoh yang menfokuskan penelitian teori pengolahan informasi yaitu Robert Milis Gagne. Dalam pengaplikasian teori ini terhadap pembelajaran PAI pada anak tunagrahita melibatkan beberapa tahapan tentang bagaimana setiap individu mempersepsi, mengorganisasi sejumlah informasi yang diterima dari lingkungan sekitar. Dan dalam pengolahannya memiliki prinsip dasar bahwa informasi yang diterima oleh setiap tingkatan itu berbeda.