Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Pemahaman Siswa (KPS) pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, berdasarkan 3 kelompok model pembelajaran yang berbeda (Independent sample). Hal ini penting untuk dibahas agar guru bisa memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran melalui penerapan berbagai model pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan Kuantitatif Deskriptif Pasipatoris. Partisipan pada penelitian ini adalah 20 siswa Kelas VIII A, 20 siswa kelas VIII B dan 20 siswa kelas VIII C MTs Libasut Taqwa. Instrumen yang digunakan adalah hasil ulangan harian dari tiga kelompok belajar yang berbeda dengan menggunakan 3 model pembelajaran yang berbeda yaitu Think Pair Share (TPS), Think Pair Square (PTSq) dan Konvensional(Ceramah), kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan Kemampuan Pemahaman Siswa (KPS) pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, antara siswa yang belajar dengan TPS dan siswa yang belajar dengan TPSq dan Konvensional. Kemampuan Pemahaman Siwa pada Model Pembelajaran Pair Think Share (PTS), mendapatkan nilai rata-rata tertinggi dibanding dengan model pembelajaran Pair Think Square (PTSq) dan Konvensional. Hal ini dapat dikatakan bahwa model pembelajaran dan Faktor Asal Sekolah tidak memberikan pengaruh terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Qur’an Hadits Siswa.