Lina Madyastuti Rahayuningrum
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENOPAUSE MENURUNKAN KECEMASAN WANITA MENJELANG MENOPAUSE Lina Madyastuti Rahayuningrum; Dwi Henny Purwati
Journals of Ners Community Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/j ners community.v3i2.8

Abstract

ABSTRAK Wanita usia tua akan tiba pada periode menopause. Fakta perempuan yang mendekati periode ini akan mengalami kecemasan. Salah satu tindakan untuk mengurangi kecemasan pada wanita yang mengalami masa menopause adalah pendidikan kesehatan tentang menopause. Tindakan pendidikan kesehatan hampir tidak pernah dilakukan di Dusun Ngabetan, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan pengaruh pendidikan kesehatan tentang menopause terhadap tingkat kecemasan perempuan yang mengalami masa menopause.Penelitian dilakukan pada satu kelompok pra test-post test. Variabel independen yang diamati adalah pendidikan kesehatan tentang menopause dan variabel dependen adalah tingkat kecemasan wanita yang mendapatkan menopause. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, populasi adalah 45 responden, sedangkan sampel adalah 40 responden dan dianalisis dengan program statistik Wilcoxon Sign Rank Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan yang mendapatkan menopause akan mengalami kecemasan karena belum siap menghadapi menopause dan kurang informasi mengenai menopause. Perempuan yang mendapatkan pendidikan kesehatan tentang menopause, sebagian besar kecemasan mereka hilang. Analisis statistik dengan Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan hasil α = 0,000.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek dari pendidikan kesehatan tentang menopause terhadap tingkat kecemasan wanita yang mendapatkan waktu menopause, karena itu pendidikan kesehatan tentang menopause harus dilakukan untuk mengurangi tingkat kecemasan, terutama di Dusun Ngabetan, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Kata kunci: Pre Menopause, Pendidikan Kesehatan, Tingkat Kecemasan. ABSTRACT Woman an old age will arrive at menopause period. As a mater of fact approaching this period generate woman anxiety. One of the actions to reduce the anxiety is providing to the woman who get menopause time health education concerning menopause. Unfortunately the actions are hardly ever conducted in the Ngabetan Orchard, Ngabetan Village, Cerme Distric, Gresik Regency. The purpose of research is to discover effect health education concerning menopause toward the anxiety level of the woman who get menopause time.The research conducted a one group pra test-post test design. Observed independent variable is health education concerning menopause and dependent variable is anxiety level of the woman who get menopause time. Using a purposive sampling, the population was 45 womans, while the sample was 40 respondens and was analyzed with Wilcoxon Sign Rank Test statistical program.The result of the research shows that most of the woments who get menopause time will undergo anxiety because not yet ready to face menopause and lack of information concerning menopause. Obtaining health education concerning menopause, most of the women lose their anxiety. A statistical analysis with Wilcoxon Sign Rank Test are α=0.000.It can be concluded that is an effect of health education concerning menopause toward anxiety level of the woman who get menopause time, therefore health education concerning menopause must be conducted ti reduce anxiety level, especially in the Ngabetan Orchard, Ngabetan Village, Cerme Distric, Gresik Regency and to be acknowledged as a regular procedure. Keywords: Pre Menopause, Health Education, Anxiety Level.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN KECEMASAN HOSPITALISASI PADA ANAK PRASEKOLAH Lina Madyastuti Rahayuningrum; Maf'ulah Maf'ulah
Journals of Ners Community Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1743.976 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v6i2.47

Abstract

ABSTRAK       Perasaan cemas merupakan dampak hospitalisasi yang dialami anak karena menghadapi stressor yang ada dilingkungan rumah sakit. Peran orang tua diperlukan guna meminimalkan penyebab cemas dengan mengurangi dampak perpisahan, mencegah perasaan kehilangan kontrol dan meminimalkan rasa takut terhadap rasa nyeri (Waley&Wong 2005). Bedasarkan survey awal menunjukkan masih anak prasekolah yang dirawat di rumah sakit mengalami kecemasan (73%).      Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan adanya hubungan peran orang tua dengan kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah. Desain penelitian analitik korelasional dengan populasi seluruh pasien anak prasekoah di Ruang Paviliun Anak Rumah Sakit Semen Gresik yang mengalami kecemasan pada bulan September 2014. Metode sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Variabel independen adalah peran orang tua dan variabel dependennya adalah kecemasan hospitalisasi anak prasekolah. Data penelitian ini adalah hasil jawaban kuisioner dan hasil check list. Data ditabulasi dan dianalisis menggunakan Uji Mean-Withney menggunakan program SPSS PC for Windows versi 16.0.      Dari hasil penelitian peran orang tua yang dominan adalah sebagai sahabat dan koordinator masing-masing 24.4% dan hasil kecemasan hospitalisasi anak prasekolah sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 15 (53%).      Hasil uji korelasi Spearman diperoeh nilai 0.704 dengan taraf signifikasi 0.000 (p<0.05). Ini menunjukkan peran orang tua dan kecemasan hospitalisasi pada anak mempunyai hubungan kuat dengan arah korelasi positif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mempertahankan derajat kesehatan anaknya. Kata Kunci: Peran orang tua, kecemasan hospitalisasi anak prasekolah ABSTRACT        Anxiety is the effect of hospitalization which occurs in children because of stressor which presents in the hospital environment. Parent roles are needed to minimalizethe anxiety factor by decreasing the impact of separation, avoiding the control of feeling lost and minimalizing scary and pain (Waley&Wong, 2005). Based on the initial survey of hospitalization anxiety, the data show that there were still many school-aged children (73%) which was treated in the hospital which considered anxiety. The purpose of this research was to explain the existence of correlation between parent role and hospitalization anxiety pre-school age children. The design of this research was analytical correlation 2014 which the population is all patients pre-school aged children which have anxiety feeling in Pediatric Paviliun Room Semen Gresik Hospital September. Sampling method which was used is consecutive sampling. The independent variable was the kind of parent role, while the dependent variable was the anxiety level of hospitalization. This research data was the answer of questioners and the result of observation in Child Paviliun Room Semen Gresik Hospital for September 2014. Data were collected and analyzed by using Mean-Whitney which used SPSS program PC for Windows 16.0 Version.From the result of the research, the dominant parent roles were as best-friend and coordinator with each number 76 (24.4%) and the dominant result of hospitalization anxiety was small-anxiety with number 15 (53%).The result showed the existence of correlation between parent roles and hospitalization anxiety to pre-school aged children. The research of parent roles with SPSS PC for Windows 16.0 Version was gained 0.705 value with significance level 0.000(p<0.05). This result of research is wished to be able to increase parent roles in maintaining the healthy degree of their children. Keywords: parent roles, hospitalization anxiety, pre-school aged children.
PENDIDIKAN KESEHATAN EFEK SAMPING KB SUNTIK TERHADAP PERILAKU PEMILIHAN KB SUNTIK (Health Education Side Effects Injection KB Toward Behavior Selection Injection KB) Lina Madyastuti Rahayuningrum; Laily Azhariyah Firdausi
Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.723 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v6i1.77

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan tentang efek samping KB sangat penting untuk KB akseptor karena pada dasar pengetahuan ini dapat dibentuk dari KB yang digunakan. Dengan mengetahui efek samping dalam penggunaan KB dapat meningkatkan wanita willingnes dalam keluarga berencana dan mempertahankan metode KB suntik dieksekusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang efek samping suntikan KB dari pilihan perilaku injeksi KB pada pasangan usia subur.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pra-pasca (satu kelompok desain pra-post-test). Dengan sampling yang digunakan adalah purposive sampling, diperoleh sampel 25 responden. Variabel bebas adalah pendidikan kesehatan tentang efek samping suntikan KB. Variabel dependen adalah injeksi pilihan perilaku KB di beberapa subur.Hasil penelitian menggunakan uji statistik dari Wilcoxon Signed Rank Test dengan α ≤ 0,05, ketika ρ ≤ α maka H1 diterima. Penelitian menunjukkan pendidikan kesehatan tentang efek samping injectin KB menuju Pilihan pengetahuan injeksi KB (ρ) = 0,000, ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang efek samping suntikan KB menuju Pilihan sikap injeksi KB (ρ) = 0,000, ada pengaruh kesehatan pendidikan tentang efek samping suntik KB terhadap pemilihan tindakan KB (ρ) = 0,025.Dari penelitian ini disarankan untuk petugas kesehatan lebih meningkatkan promosi kesehatan tentang efek samping KB ketika responden melakukan suntik KB. Kata kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pasangan Usia Subur ABSTRACT Knowledge about side effects KB is very important for KB acceptors because on the basic of this knowledge can be formed behavior selection of KB used. By knowing side effects in usage KB can increase willingnes woman in family planning and maintain a method of KB injection being executed. The purpose of this research is to know the influence of health education about side effects injection KB of  behavior selections injection KB on fertile age couplesDesign research used in this research was pra-pasca test ( one-group pre-post-test design ). With sampling used is purposive of sampling, obtained sample of 25 respondens. The independent variable was health education about side effects injection KB. The dependent variable was behavior selection injection KB in fertile couple.The results of research using Statistical test of Wilcoxon Signed Rank Test with α ≤ 0,05, when ρ ≤ α then H1 accepted. The research indicated the health education about side effects injectin KB toward knowledge selections injection KB (ρ) = 0.000, there is  influence the health education about side effects injection KB toward attitude selections injection KB (ρ) = 0.000, there is the influence of health education about side effects injecting KB toward action selection KB (ρ) = 0.025.From this research it is recommended to health workers  further enhance health promotion about side effects KB when respondents do syringe  KB. Keywords : Health Education, Knowledge, Attitude, Action, Fertile Age Couple
DUKUNGAN IBU TENTANG KEBERSIHAN GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN (Mother Support of Dental Hygiene with the Incidence of Dental Caries in Children Age 4-6 years) Lina Madyastuti Rahayuningrum; Siswanto Siswanto
Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1623.599 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v7i1.118

Abstract

ABSTRAK Orang tua khususnya ibu sangat berhubungan dalam memberikan dukungan dan semangat untuk anaknya terutama agar bersedia merawat dan membersihkan gigi.Ibu yang diyakini sebagai orang yang paling tepat dan paling baik dalam memberikan perawatan pada anak sehingga bila tugas ibu tidak terlaksana dengan baik maka akan berdampak pada karies gigi pada anaknya semakin berat. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan dukungan ibu tentang kebersihan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia 4-6 tahun.Penelitian ini menggunakan cross sectional design dengan purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 20 responden. Variabel independennya adalah dukungan ibu tentang kebersihan gigidan variabel dependennya adalah kejadian karies gigi. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuisioner dan observasi.Hasil uji statistik Spearman Rank Test didapatkan (α hitung) = 0,000 dan korelasi r=0,800 artinya ada hubungan sangat kuat dukungan ibu tentang kebersihan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia 4-6 tahun.Dukungan ibu tentang kebersihan gigi terhadap anaknya merupakan langkah awal agar anaknya tidak mengalami karies gigi.Pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dalam perawatan kebersihan gigi merupakan aspek yang perlu ditingkatkan agar ibu mampu memberi dukungan yang baik sehingga anak tidak mengalami karies gigi. Kata kunci: Dukungan ibu, kejadian karies gigi, anak usia4-6 tahun. ABSTRACT Parents especially mothers are related to providsupport and encouragement for children to take careand clean the teeth. Mother is believed to be the most appropriate and best in provided care to the child. The purpose of this study explained the relationship of mother support of dental hygiene with the incidence of dental caries in children age 4-6 years. Cross-sectional design was used in this study, withpurposivesampling. Samples were taken as many as20respondents. Independent variable was the support ofthe motheraboutdentalhygieneandthe dependent variablewas the incidence ofdental caries. The data of this research were taken using questionnaires and observation.The Spearman rank test showed α=0.000 and r =0.800 correlation it means there was a significant correlation of mother support of dental hygiene with the incidence of dental caries in children age 4-6 years. Mother support to their childrenaboutdentalhygienewas the first stepto prevent dental caries. Knowledge, attitude, and mother’s action in taking care of dental need to be increased so that mother be able to give a good support so the childern do not get dental caries. Keywords: Mother support on dental hygiene, incidence of dental caries children age4-6 years.