Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU PADA PROSES PEMANFAATAN CANGKANG KEPITING MENJADI KITOSAN DALAM MENYISIHKAN LOGAM BERAT TERLARUT (Cu2+) Firra Rosariawari; Getlin Ainur Hana
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.902 KB)

Abstract

Industri elektroplating merupakan salah satu penghasil limbah berupa logam berat. Metode yang dapat digunakan untuk meurunkan kandungan logam berat terlarut (Cu2+) salah satunya adalah proses adsorpsi dengan memanfaatkan limbah cangkang kepiting menjadi kitosan sebagai adsorben dengan melalui proses deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi dengan variasi massa adsorben 1, 2, 4 dan 8 gr, serta waktu pengadukan selama 5, 15, 30 dan 45 menit. hasil penelitian pada deasetilasi menunjukkan bahwa temperatur 120 derajat C selama 2 jam menghasilkan derajat deasetilasi tertinggi yaitu 89,01%. Massa kitosan sebesar 8 gram pada proses adsorpsi secara batch dengan lama pengadukan 45 menit merupakan yang paling optimum dalam menyisihkan logam berat terlarut (Cu2+) sebesar 97%.