This Author published in this journals
All Journal Jurnal PolGov
Siti Fadhilah
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengambilan Keputusan Normatif KPU: Perspektif Menghadapi Pragmatisme Partai Politik pada Pencalonan Kepala Daerah Karanganyar Tahun 2018 Siti Fadhilah
Jurnal PolGov Vol 2 No 1 (2020): Jurnal PolGov Volume 2 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Departemen Politik dan Pemerintahan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.901 KB) | DOI: 10.22146/polgov.v2i1.1232

Abstract

Artikel ini mengungkap dinamika dalam pengambilan keputusan KPU Karanganyar ketika menerima pendaftaran pasangan calon pada Pilkada Karanganyar 2018. Salah satu pasangan calon diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra, padahal sebelumnya Partai Gerindra telah mengusung pasangan calon lain. Saat mendaftarkan pasangan calon lagi, dukungan Partai Gerindra terhadap pasangan calon lain sebelumnya belum dicabut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, yaitu dengan menggali informasi melalui wawancara, pengumpulan, dan pendokumentasian data dari KPU Karanganyar. Hal tersebut dilakukan agar berhasil mendeskripsikan respons KPU Karanganyar saat menghadapi sikap pragmatis partai politik dalam pencalonan kepala daerah. Dari penelitian ini, diketahui bahwa meskipun Partai Gerindra tidak mencabut dukungan pada pasangan calon yang diusung sebelumnya, KPU Karanganyar melalui langkah-langkah srategis memutuskan untuk menerima pendaftaran pasangan calon Rohadi–Ida. Dapat disimpulkan bahwa keputusan tersebut menunjukkan bukti nyata bahwa KPU Karanganyar telah membuat keputusan berdasarkan pada norma-norma yang berlaku dan sesuai dengan aturan main pemilu. Pengalaman KPU Karanganyar tersebut dapat menjadi acuan yang bermanfaat bagi penyelenggaraan pilkada di daerah lain pada pilkada di masa mendatang, bilamana penyelenggara pilkada menghadapi sikap pragmatis partai politik ketika mengusung pasangan calon kepala daerah.