Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK EMBER CAT TEMBOK 5 KG MENGGUNAKAN METODE NEW SEVEN TOOLS (STUDI KASUS: INDAPLAS-PT. INDACO WARNA DUNIA) Ari Zaqi Al Faritsy; Hengky Hari Prasetiyo
Teknosains Vol 16 No 2 (2022): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i2.26956

Abstract

Indaplas-PT. Indaco Warna Dunia adalah perusahaan manufaktur dengan salah-satu produknya yaitu galon ember cat 5 kg. Permasalahan yang dihadapi perusahaan ini adalah terjadinya cacat produksi sehingga perlu dilakukan perbaikan kualitas pada galon cat 5 kg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kecacatan yang terjadi pada lantai produksi. Metode yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode New Seven Tools dengan tahapan yaitu affinity diagram, relationship diagram, diagram pohon, matriks diagram, matriks data analysis, diagram panah, dan process decision program chart. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor terjadinya cacat produksi adalah (1) Faktor manusia, antara lain kondisi operator sakit, operator tergesa-gesa, kurangnya pemahaman tentang mesin produksi; (2) Faktor material, antara lain pencampuran bahan baku yang kurang sesuai; (3) Faktor mesin, yaitu antara lain waktu perawatan mesin yang singkat, banyaknya mesin yang tidak beroperasi, kurangnya sparepart untuk perawatan; (4) Faktor metode SOP standar mutu yang tidak tertulis di bagian produksi; (5) Faktor lingkungan, yaitu suhu lingkungan kerja yang panas, jarak antar produksi yang jauh, dan lingkungan kerja yang bising. Rekomendasi yang diberikan untuk mengurangi cacat produksi yaitu dengan pemberian cuti sakit selama 3 hari, menambah operator pada mesin Inject Molding minimal 2, pemberian training tentang pengoperasian mesin kepada setiap operator, pembuatan formula campuran bahan baku yang sesuai, menempatkan mesin yang tidak digunakan pada 1 ruangan Gudang, pembuatan jadwal maintenace perawatan mesin secara berkala dan ketat, penyetokan sparepart pada ruangan workshop, pemberian pemahaman SOP cacat produk, pemberian kipas pada ruangan dan menambah ventilasi udara, memperbaruhi layout tata letak ruangan produksi, serta menempatkan mesin pada ruangan kedap suara dan penggunakan penutup telinga.