Wulan Purwitasari
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembinaan Penerapan 5M Terhadap Pembelajaran Tatap Muka Dinda Febrianti; Nina; Ardi Pangestu; Wulan Purwitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v1i3.23

Abstract

Latarbelakang:  Penerapan Protokol Kesehatan 5M saat Tatap Muka di Sekolah adalah sebagai bentuk adaptasi New Normal (kebiasaan baru) bagi siswa yang akan melakukan kegiatan sekolah offline agar tetap terlindungi dari adanya penyebaran penularan Covid-19. Disamping itu akan diadakannya sekolah tatap muka yang di khawatirkan akan menambah angka kejadian pada masa pandemi ini. Oleh karena itu pemahaman tentang protokol kesehatan penerapan 5M harus dilakukan dengan baik dan benar. Tujuan: Tujuan kegiatan penyuluhan adalah terwujudnya proses pembelajaran tatap muka yang aman bagi satuan pendidikan dengan menerapkan protokol kesehatan terkait 5M. Metode: Diawali dengan tahap persiapan yang meliputi penetapan masalah yaitu penerapan protokol 5M pada siswa untuk menghadapi Pembelajaran Tatap Muka di masa pandemic Covid-19 ini namun masih lalainya dalam penerapan 5M karena kurangnya pengetahuan siswa. Hal ini menyebabkan perlunya upaya promosi kesehatan berupa penyuluhan pada siswa untuk selalu menerapkan protocol kesehatan 5M yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa Hasil: Hasil pretest pengetahuan siswa tentang penerapan protocol Kesehatan dalam pembelajaran tatap muka dimasa Covid-19 sebesar 43,3% sedangkan hasil posttest sebesar 80%. Kesimpulan: Dari pengabdian ini disimpulkan bahwa peserta dapat mengikuti kegiatan penyuluhan dari awal hingga akhir sehingga terdapat perbedaan tingkat pengetahuan siswa antara sebelum dan sesudah dilakukannya penyuluhan. Adanya peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan sebesar 36,7%.