Siti Qorrotu Aini
Bappeda Kabupaten Pati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Pendirian Usaha Biji Plastik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah Arieyanti Dwi Astuti; Jatmiko Wahyudi; Aeda Ernawati; Siti Qorrotu Aini
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 16, No 2 (2020): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v16i2.204

Abstract

ENGLISHEstablishment of a company which recycles plastic waste into plastic pellet not only benefits for eliminating waste but also for driving circular economy. Recycling plastic waste in particular low density polyethylene (LDPE) can be conducted in a small-scale industry with simple technology and low investment. This study aims to analyze the feasibility of a plastics pellet business from both financial and non-financial perspectives. Financial perspective encompasses net present value (NPV), internal rate of return (IRR) and payback period (PP) while non-financial perspective includes market, technical, socio-economic and environmental aspects. The result shows that according to both financial and non-financial aspects, the establishment of recycling company is feasible. The recycling business has the NPV= IDR 10,631,879,342; IRR = 15.38%; and PP = 2 years 1 months 26 days. As main raw material, LDPE is abundant and the demand for plastic pellet continues to grow. Technically, the company will be situated close to landfill considering many factors in order to comply with the regulation. From socio-economic aspect, the company will create jobs and generates local taxes. Environmentally, utilizing 3.6 tons of LDPE daily from landfill enables the company to lengthen life span of landfill and to eliminate plastic waste. INDONESIAPendirian perusahaan daur ulang yang memproses sampah plastik menjadi biji plastik memberikan manfaat tidak hanya untuk mengurangi timbulan sampah namun juga dapat untuk menggerakkan perputaran ekonomi. Daur ulang sampah plastik khususnya plastik jenis Low Density Poly Ethylene (LDPE) dapat dijalankan oleh perusahaan berskala kecil dengan menggunakan teknologi sederhana dan modal yang tidak terlalu tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelayakan usaha biji plastik ditinjau dari aspek finansial dan non finansial. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha daur ulang sampah plastik jenis LDPE menjadi biji plastik layak untuk dijalankan. Berdasarkan aspek finansial, usaha ini memiliki nilai NPV = Rp10.631.879.342; IRR = 15,38%; PP = 2 tahun 1 bulan 26 hari. Bahan baku sampah plastik LDPE tersedia melimpah dan belum banyak didaur ulang. Selain itu permintaan terhadap produk biji plastik terus mengalami peningkatan. Lokasi perusahaan direncanakan terletak tidak jauh dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sukoharjo Kabupaten Pati dengan pertimbangan lokasi tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh peraturan. Pendirian usaha daur ulang berpotensi membuka lapangan kerja dan memberikan pajak daerah. Ditinjau dari aspek lingkungan, kemampuan perusahaan untuk mendaur ulang 3,6 ton sampah plastik LDPE per hari berkontribusi untuk memperpanjang usia pakai TPA dan dapat mengurangi timbulan sampah plastik.
Analisis Kinerja Koperasi Unit Desa Menggunakan Balanced Scorecard Jatmiko Wahyudi; Siti Qorrotu Aini
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 16, No 2 (2020): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v16i2.198

Abstract

ENGLISHThis study aims to analyze the performance of a village unit cooperative (KUD) as a business entity using the balanced scorecard instrument. The research was conducted in July 2020 with KUD Bahagia, one of rural cooperatives in Pati Regency, as research object. This research used a quantitative and qualitative approach (mix method). Primary data were obtained by interviewing KUD administrators and field observations, while secondary data were derived from the annual report of the KUD Bahagia in 2020 fiscal year. Data were analyzed using a balanced scorecard to determine the performance of KUD from four perspectives namely financial perspective, customer perspective, internal business process perspective, and learning development perspective. The results showed that from balanced scorecard point of view, in general KUD Bahagia showed well performance. Few indicators show lower performance and the management of KUD Bahagia should pay attention for the indicators.The number of KUD members tends to decrease and the use of information technology in managing administration and running a business need to be boosted. INDONESIAPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja badan usaha berbentuk Koperasi Unit Desa (KUD) dengan menggunakan instrumen balanced scorecard. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2020 dengan objek penelitian KUD Bahagia di Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif secara bersama (mix method). Data primer diperoleh dengan cara wawancara dengan pengurus KUD dan observasi lapangan sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan rapat anggota tahunan Koperasi Unit Desa (KUD) Bahagia Tahun 2020. Data dianalisis dengan menggunakan balanced scorecard untuk mengetahui kinerja KUD dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditinjau dari analisis balanced scorecard, Koperasi Unit Desa (KUD) Bahagia secara umum menunjukkan kinerja yang baik. Beberapa indikator kinerja yang perlu mendapat perhatian dari pengelola KUD Bahagia adalah penurunan jumlah anggota KUD dan masih perlu dioptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam mengelola administrasi maupun menjalankan usaha.