Joan Willy Ansar
Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN KLINIS PASIEN EPIDURAL HEMATOMA DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Joan Willy Ansar; Wirawan Anggorotomo; Deviani Utami; Nur Alam Virdaus
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i3.4835

Abstract

Epidural Hematoma (EDH) merupakan kumpulan darah di antara duramater dan tabula interna akibat trauma. Sebagian besar EDH berlokasi di daerah temporoparietal (70-80%), sedangkan 10% EDH berlokasi di frontal maupun oksipital. Biasanya disertai dengan terjadi fraktur kranium (85-96%) pada daerah yang sama. Perdarahan yang terjadi dikarenakan robeknya arteri meningea media atau cabang-cabangnya, namun kadang dapat juga berasal dari vena. Volume EDH biasanya stabil, dan mencapai volume maksimum hanya beberapa menit setelah trauma, tetapi pada 9% penderita ditemukan progresivitas perdarahan sampai 24 jam pertama. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui gambaran klinis pasien Epidural Hematoma di RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2018-2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif menggunakan data sekunder dari rekam medik. sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 112 pasien. Distribusi frekuensi terbanyak pasien yang terdiagnosa EDH ditemukan angka kejadian tertinggi pada kelompok usia 0–20 tahun yaitu sebanyak 49 orang (43,8%), berjenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 81 orang (72,3 %) sedangkan pada perempuan sebanyak 31 orang (27,7%), dari Skor GCS tertinggi yang ditemukan pada pasien EDH adalah 13-15 ringan yaitu sebanyak 61 orang (54.5%), dari gejala klinis penderita EDH terbanyak adalah sakit kepala dengan  jumlah pasien sebanyak 89 orang (79.5 %). Dari hasil pemeriksaan CT-Scan didapatkan lokasi terbanyak yaitu lokasi frontal dengan jumlah 31 orang (27.7%), Jumlah perdarahan EDH sebanyak 15 orang (13.4%) dan pergeseran midline dengan total sebanyak 16 orang (14.3%), dan Berdasarkan outcome pasien didapatkan outcome hidup lebih banyak dari pada outcome meninggal, yaitu outcome hidup berjumlah 102 orang (92.0%).