Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stratigraphy of Kendeng Zone in Miyono Village and Surrounding, Sekar District, Bojonegoro Regency, East Java, Indonesia Mutawif Ilmi Muwaffiqih; Wahyu Ardiansyah Nugraha; Irvan Fatarwin Lubis; Mochammad Indra Novian
Journal of Applied Geology Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Geological Engineering Department Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3869.576 KB) | DOI: 10.22146/jag.54199

Abstract

This paper will comprehensively discuss the stratigraphy of the Kendeng Zone by using geological field mapping and laboratory analysis. The research area located in the Miyono Village and surrounding areas, Sekar District, Bojonegoro Regency, East Java with an area of 4x5 km2. Based on the geological mapping results obtained 160 points station with a variety of results in the form of tracking map of the research area. Laboratory analysis uses Embry and Klovan classification (1971), Pettijohn et al. (1987), and Mount (1985) for petrographic analysis, while paleontological analysis using Manual of Planktonic Foraminifera (Postuma, 1971) and Atlas of Benthic Foraminifera (Holbourn et al., 2013). This paper will show the differences between regional stratigraphy and the result, depositional environment, and its mechanism. Lithology units found grouping into nine units. The research area epoch ranged between N18-N23 (early Pliocene - Holocene) and the depositional environment from the lower bathyal to the terrestrial. The geological structures of the research area must be considered in the stratigraphic arrangement determination. Based on the analysis, the Kendeng Zone stratigraphic column was obtained and expected to provide accurate data of Kendeng Zone specifically around Miyono area.
KONSEP BERBURU BATU AKIK SEBAGAI GEOWISATA BERBASIS EDUKASI GEOLOGI DI DESA SAWAHAN, KECAMATAN PONJONG, KABUPATEN GUNUNGKIDUL Wahyu Ardiansyah Nugraha; Widyawan Nur Muhammad
JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Teknik Geologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtgeo.v5i2.5461

Abstract

Desa Sawahan terletak di Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Pada daerah tersebut, tersingkap batuan dari tiga formasi, yakni retas dasit dan breksi vulkanik Formasi Mandalika, batuan piroklastik Formasi Semilir, serta batugamping Formasi Wonosari. Keindahan perbukitan karst dan keterdapatan batu akik, yakni jasper atau yang umum dikenal sebagai batu pancawarna, menambah kekayaan geologi pada daerah tersebut. Kondisi geologi yang unik ditambah dengan keindahan geomorfologi menjadikan daerah tersebut dapat dikembangkan sebagai kawasan geowisata yang berbasis edu-wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang dilakukan melalui observasi lapangan yang meliputi keragaman geologi dan kondisi sosio-masyarakat. Hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa keterdapatan jasper dapat berupa fragmen breksi vulkanik dan berupa singkapan batuan in-situ. Selain itu, didapatkan pula agate, kalsedon, dan kuarsa botyroidal yang menambah keberagaman batu akik di sana. Keterdapatan jasper pada daerah tersebut telah dimanfaatkan secara terbatas oleh masyarakat lokal dan dapat dikembangkan menjadi lokasi geosite untuk berburu jasper dan batu akik lainnya yang berbasis edukasi. Pengembangan prospek geowisata pada daerah tersebut akan memberikan dampak positif kepada sosio- ekonomi masyarakat sekitar.