Asis Riat Winanto
Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN LEMBAGA KEUANGAN INFORMAL TERHADAP PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA INFORMAL Asis Riat Winanto; Titi Rapini
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 9, No 1 (2014): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.772 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v9i1.42

Abstract

Pemberdayaan usaha sektor informal tidak terlepas dari keperluan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pembiayaan usaha tersebut. Tersedianya kredit yang memadai dapat menciptakan pembentukan modal bagi usaha rakyat sehingga dapat meningkatkan produksi, pendapatan dan menciptakan surplus yang dapat digunakan untuk membayar kembali kredit yang diperoleh dalam melakukan pemupukan modal. Faktor utama yang menjadi permasalahan pokok bagi para pelaku usaha sector informal adalah masalah yang berkaitan dengan kebutuhan akan pembiayaan, darimana sumber dan lain sebagainya. Diungkapkan bahwa untuk mengatasi masalah pembiayaan ini, masih banyak para pedagang yang cenderung lebih meminjam ke paguyuban, arisan RT, kelompok yasinan, arisan PKK, ataupun kegiatan yang lain. Dengan melakukan pinjaman seperti ini, mereka bisa menambah modal untuk usahanya meskipun tidak sesuai dengan jumlah yang diharapkan, yang artinya adalah mereka mengakui bahwa pembiayaan dengan model ini masih jauh dari harapan atau masih mengalami kekurangan dibandingkan secukupnya adanya keterbatasan dana dari perkumpulan/paguyuban yang diikuti. Alternatif lain yang biasanya juga dilakukan oleh para pelaku usaha sector informal adalah dengan meminjam kepada Bank Tithil. Bank Tithil adalah sebutan bagi pinjaman yang dilakukan oleh rrenteneir. Meskipun dengan bunga yang lebih tinggi dibanding dengan bunga lembaga keuangan formal, tetapi para pelaku usaha sector informal memilih model ini karena menganggap model ini lebih efektif, karena lebih murah, lebih cepat dan tidak ada biaya ekonomi lain yang harus dikeluarkan.
Karakteristik Mobilitas Tenaga Kerja Wanita Asal Kabupaten Ponorogo Asis Riat Winanto
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 8, No 1 (2013): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.801 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i1.32

Abstract

Krisis ekonomi yang terjadi beberapa tahun belakangan ini merupakan salah satu faktor meningkatnya angka pengangguran. Kondisi demikian semakin diperburuk lagi dengan terjadinya banyak kasus pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, tekanan untuk mencari kerja di luar negeri makin diperkuat dengan pernyataan bahwa surplus tenaga kerja tidak trampil makin banyak. Mobilitas antar wilayah di Indonesia semakin meningkat frekuensinya karena disebabakan oleh adanya perkembangan masyarakat yang semakin pesat baik regional, nasional maupun internasional. Salah satu mobilitas yang mempunyai peranan penting adalah migrasi tenaga kerja secara internasional dari dan didalam wilayah Asia bahkan mencapai wilayah Timur Tengah. Penelitian yang berkisar pada penelusuran karakteristik mobilitas tenaga kerja wanita asal Kabupaten Ponorogo, menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas tenaga kerja dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu faktor demografi dan faktor sosial ekonomi. Dari faktor demografi, faktor yang mencerminkan karakteristik mobilitas TKW adalah umur, tingkat pendidikan, status perkawinan. Disamping faktor demografi, ada factor sosial ekonomi, yaitu pekerjaan suami, status TKW, jumlah anak/jumlah tanggungan. Dari beberapa alasan yang dikemukanakan tersebut, dapat disimpulkan bahwa mobilitas TKW asal Kabupaten Ponorogo melakukan migrasi ke luar negeri dipengaruhi oleh faktor demografi maupun faktor sosial ekonomi.
PENGARUH TENAGA KERJA INDONESIA DARI PONOROGO TERHADAP PDRB KABUPATEN PONOROGO Asis Riat Winanto
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 10, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.536 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i1.44

Abstract

Penelitian ini akan melihat bagaimana pengaruh jumlah tenaga kerja Indonesia dari Ponorogo yang bekerja di luar negeri terhadap PDRB kabupaten Ponorogo. Hasil penelitian terlihat bahwa jumlah tenaga kerja Indonesia yang berasal dari Ponorogo berpengaruh terhadap peningklatan PDRB Kabupaten Ponorogo. Hubungan ini terlihat dari adanya remitan yang dikirim kepada keluarga TKI yang ada di Ponorogo, yang selanjutnya oleh keluarga TKI digunakan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan PDRB