wahyudin Wahyudin
Politeknik Statistika STIS

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Ekspor Karet Indonesia 2009-2019 Menggunakan Pendekatan Analisis Shift -Share wahyudin Wahyudin
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 4 No 1 (2021): Article Research : Volume 4 Nomor 1, Periode Januari 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v4i1.297

Abstract

Analisis shift-share yang biasanya banyak digunakan dalam analisis ekonomi untuk mempelajari komponen pertumbuhan regional, pada tulisan ini diaplikasikan untuk mengkaji tren pertumbuhan pasar ekspor karet Indonesia selama 2009-2019. Selain menyajikan bagaimana cara mengaplikasikan metode analisis shift-share pada data ekspor dan mengevaluasi kinerja ekspor produk karet Indonesia, tulisan ini juga mengidentifikasi pasar ekspor produk karet Indonesia yang mana yang semakin penting bagi Indonesia dan mana yang semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Hasil penelitian ini, pertama, ekspor produk karet Indonesia masih di dominasi oleh ekspor produk karet alam, namun demikian kinerja ekspor produk ini menunjukkan penurunan pada periode 2009-2019. Kedua, produk ekspor HS 4002, 4009,4011, dan 4016 merupakan produk yang memiliki kinerja baik diseluruh periode penelitian terutama HS 4011, 4009, dan 4002 yang juga memiliki keunggulan kompetitif di sepanjang periode penelitian. Ketiga, ekspor HS 4001 memiliki kinerja baik pada negara tujuan USA, Rep. of Korea, Turkey, dan Poland diseluruh periode penelitian. Sementara itu ekspor HS 4001 ke China, Malaysia, Netherland, dan Spain secara keseluruhan masihmemberikan kinerja yang buruk. Keempat, HS 400122 memiliki kinerja bagus diseluruh periode penelitian meski daya saingnya perlu ditingkatkan. Produk ini memiliki kinerja bagus diseluruh periode penelitian untuk negara tujuan India, Rep. of Korea, dan Turkey, Romania, dan Mexico. Sebaliknya, ekspor HS 400122 berkinerja buruk pada seluruh periode penelitian untuk negara tujuan China, USA, Argentina, dan Malaysia.