This Author published in this journals
All Journal Jurnal Geofisika
Abdullah Nurhasan
Pertamina EP

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fault Related Stress and Fractures Analysis using the Anisotropy Signatures from Azimuthal Amplitude Variation in Lematang Trend, South Sumatera Basin Abdullah Nurhasan; Dadang Ramdan; Zuardin Azzaino; Alexis Badai Samudra; Rino Saputra
Jurnal Geofisika Vol 18 No 2 (2020): Jurnal Geofisika
Publisher : Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36435/jgf.v18i2.444

Abstract

Evaluasi reservoir terrekahkan harus didasari pengetahuan tentang arah rekah dominan dan stress horizontal yang berlaku pada area studi demi mendapatkan rekomendasi arah pengeboran yang optimal. Namun demikian, informasi tentang stress yang banyak ditemukan adalah pada skala regional, global, maupun skala sumuran. Dalam hal pemodelan pada skala reservoir, data seismic dapat dijadikan penghubung kedua skala yang berjauhan tersebut. Kehadiran rekahan dan stress pada batuan dapat menyebabkan karakter anisotropi di reservoir. Pada skala seismic, sifat anisotropi sebuah media dapat diamati dari perubahan amplitude dan waktu tempuh terhadap azimuth rambat dan pantulan gelombang seismic. Pada makalah ini, kami menggunakan data seismic pre-stack selangkah di depan metode Amplitude Versus Offset (AVO) dan Extended Elastic Impedance (EEI) yang masih mengandalkan perubahan amplitude terhadap sudut pantul, dengan mengamati perubahan amplitude terhadap azimuth (AVAZ). Untuk pencapai tujuan tersebut, kami memproses ulang data seismic 3D dengan menggunakan metode Offset Vector Tile (OVT) sehingga informasi azimuth tersimpan dengan baik. Informasi yang digunakan untuk menginterpretasi orientasi rewkahan dan tress horizontal maximum adalah orientasi dan magnitude anisotropi. Hasil studi ini menunjukkan rekahan dan stress yang bersifat local dapat dengan yang bersifat regional dan global. Hal ini menunjukkan bahwa arah pengeboran optimal tidak harus dikontrol oleh arah stress global.