Noor Rahmadani
Biology Education Master Study Program, Postgraduate Program, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Etnobotani Tumbuhan Famili Clusiaceae di Kawasan Kebun Raya Banua Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia Noor Rahmadani; Mochamad Arief Soendjoto; Dharmono Dharmono
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.424 KB) | DOI: 10.37637/ab.v5i1.858

Abstract

Kajian etnobotani meliputi kajian botani, kajian etnofarmakologi, kajian etnoantropologi, kajian etnoekonomi dan kajian etnolinguistik. Kajian etnobotani tumbuhan khususnya tumbuhan dari famili Clusiaceae belum pernah dilaporkan, padahal jenis-jenis tumbuhan ini memiliki potensi strategis untuk dikembangkan sebagai bahan obat, pangan dan keperluan ekonomis lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian etnobotani tumbuhan famili Clusiaceae yang dikoleksi di Kebun Raya Banua Banjarbaru. Pengambilan data botani dilakukan di Kebun Raya Banua, kemudian untuk pengumpulan data etnobotani dilakukan dengan wawancara dengan teknik Snowball Sampling pada masyarakat sekitar Kebun Raya Banua. Hasil yang didapatkan terdapat 5 jenis tumbuhan Clusiaceae yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Banjar dan Suku Jawa yaitu Nyamplung (Calophyllum inophyllum L.), Mundar (Garcinia forbesii King.), Manggis (Garcinia mangostana L.), Manggis Burung (Garcinia porrecta Laness) dan Asam Kandis (Garcinia xanthochymus Hook.). Jenis-jenis tumbuhan tersebut dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, diantaranya untuk obat-obatan, ritual, kegiatan ekonomi dan lain-lain.