Dian Permata Nasution
Dosen Universitas Efarina

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PROMOSI SUSU FORMULA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KELURAHAN SIMARITO KECAMATAN SIANTAR BARAT PEMATANG SIANTAR Dian Permata Nasution
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 7, No 1 (2019): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v7i1.6

Abstract

Pendahuluan. ASI eksklusif adalah pemberian air susu ibu pada bayi tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan tim kecuali vitamin, sirup obat sampai dengan usia 6 bulan. Promosi susu formula adalah berbagai kegiatan yang dilakukan oleh produsen untuk mengkomunikasikan manfaat dari produk susu formula sebagai pengganti ASI dengan tujuan membujuk dan mengingatkan para konsumen agar membeli produk susu formula. Di Kelurahan Simarito dari 10 orang ibu yang mempunyai bayi 6-24 bulan, diketahui 9 orang yang tidak memberikan ASI eksklusif semuanya mendapat promosi susu formula berupa pemberian susu dan informasi tentang susu formula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan promosi susu formula dengan pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Simarito Kecamatan Siantar Barat.Metode. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi berumur 6-24 bulan di Kelurahan Simarito yaitu 58 orang dan sampel adalah sebagian populasi yang mempunyai ASI sebanyak 51 orang. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dengan uji Chi-Square pada tingkat kemaknaan 0,05.Hasil.  Hasil analisis bahwa 82,3% ibu mendapat promosi susu formula dari tenaga kesehatan. Ada tidaknya promosi susu formula berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif (p = 0,043). Ada hubungan pengetahuan ibu mengenai makanan yang baik bagi bayi 0-6 bulan dengan pemberian ASI eksklusif (p = 0,01).Kesimpulan. Adapun kesimpulan diharapkan Puskesmas untuk melarang tenaga kesehatan dengan memberikan pengarahan di wilayah kerjanya untuk tidak terlibat dalam mempromosikan susu formula dan memberikan sanksi apabila melanggar aturan yang sudah diberikan juga meningkatkan pengetahuan ibu tentang makanan yang baik bagi bayi 0-6 bulan dengan memberikan informasi langsung kepada ibu pada saat melakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan.
HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAHEAN KOTA PEMATANGSIANTAR Dian Permata Nasution; Evawany Y Aritonang
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 7, No 1 (2019): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.894 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v7i1.7

Abstract

Pendahuluan. Rendahnya cakupan ASI Eksklusif merupakan salah satu penyebab yang terjadi pada ibu menyusui karena ASI yang tidak lancar karena kurangnya kesadaran untuk melakukan perawatan payudara selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perawatan payudara, dengan kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kahean  Kota Pematangsiantar.Metode. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang yang merupakan ibu menyusui 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kahean Kota Pematangsiantar. Analisis data yaitu univariat dan bivariat dengan Uji Chi Square.Hasil. Hasil penelitian uji bivariat menunjukkan ada hubungan antara perawatan payudara (p=0,007) dengan kelancaran produksi ASI.Kesimpulan. Disarankan kepada petugas kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Kahean agar meningkatkan dan mengevaluasi program yang sudah ada seperti memberikan informasi lebih lanjut dengan adanya penyuluhan tentang perawatan payudara dan asupan gizi pada ibu sehingga cakupan ASI Eksklusif meningkat.