Ratna
SMK Negeri 2 Sumbawa Besar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KORELASI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) BERORIENTASI PENYAJIAN FENOMENA PADA MATERI “DAUR ULANG LIMBAH” MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK OTOMOTIF KENDARAAN RINGAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 SMK NEGERI 2 SUMBAWA BESAR Ratna
Jurnal Kependidikan Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3064.628 KB)

Abstract

Penerapan suatu model pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa, merupakan suatu hal yang penting untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) Berorientasi Penyajian Fenomena pada materi “Daur Ulang Limbah” dengan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XI Teknik Otomotif Kendaraan Ringan Tahun Pelajaran 2016/2017 SMK Negeri 2 Sumbawa Besar. Sehingga dapat memberikan gambaran tentang model /metode /pendekatan pembelajaran yang tepat dan lebih baik, dengan harapan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, serta berpusat pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang terdiri atas dua siklus, masing – masing siklus terdiri atas empat tahap yakni Perencanaan, Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Parameter dalam penelitian ini adalah pengamatan terhadap sikap siswa pada saat pembelajaran berlangsung (motivasi), hasil uji pemahaman, dan performans/uji keterampilan (prestasi) yang dilakukan pada tahap tindakan dan observasi dari kedua siklus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) Berorientasi Penyajian Fenomena pada Materi “Daur Ulang Limbah” berkorelasi positif dengan peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa, hal ini tercermin pada peningkatan aktivitas siswa dari kurang aktif pada siklus I menjadi aktif pada siklus II, demikian pula hasil uji pemahaman dan keterampilan menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar siswa, terlihat dari daya serap siswa, ketuntasan belajar individu, dan ketuntasan belajar klasikal. Peningkatan prestasi belajar siswa ditopang oleh motivasi belajar yang meningkat pula.