Syakinah Maghfirah Ayu
Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengukuran Batimetri Untuk Perencanaan Pengerukan Kolam Pelabuhan Peti Kemas Belawan Sumatera Utara Syakinah Maghfirah Ayu; Agus Anugroho Dwi Suryo P; Petrus Subardjo; Sugeng Widada; Purwanto Purwanto
Indonesian Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2020): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3021.35 KB) | DOI: 10.14710/ijoce.v2i3.8154

Abstract

Kapal kandas kerap terjadi di Kolam Pelabuhan Peti Kemas Belawan diakibatkan  adanya  pendangkalan. Pendangkalan akibat inputan sedimen sari Muara Sungai Belawan membuat kedalaman tidak sesuai dengan draft minimum kapal. Hal ini menghambat aktivitas bongkar muat sehingga diperlukan perawatan kolam pelabuhan dengan cara pengerukan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kedalaman sebenarnya/eksisting dengan mengukur batimetri agar diketahui volume  pengerukan penambahan kedalaman sesuai syarat aman draft kapal. Materi pada penelitian ini meliputi kedalaman eksisting, pasang surut, dan data draft kapal. Metode studi kasus diterapkan pada penelitian ini karena permasalahan yang dikaji menghasilkan hasil penelitian yang hanya dapat digunakan di lokasi tersebut. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kedalaman eksisting  yang  berkisar  antara -3,70  m  hingga -10,5 m. Berdasarkan  hasil  tersebut  apabila  disesuaikan dengan syarat aman kapal pada kolam pelabuhan yaitu -11 m, terjadi pendangkalan sehingga perlu dilakukan pengerukan. Setelah itu dihitung volume pendangkalan  yang dikeruk berdasarkan desain kedalaman, slope,  penambahan siltation rate menggunakan metode Grading dengan TIN (Triangulated Irregular Network) oleh perangkat lunak AutoCAD Civil 3D 2016. Total nilai volume pengerukan sedimen yang harus dikeruk sebesar 96.064,034 m3 agar kolam pelabuhan dapat dilalui kapal secara aman