Perkembangan teknologi saat ini memberikan dampak positif seperti kemudahan dalam mengakses berbagai informasi melalui internet. Adanya kemudahan tersebut menjadi salah satu faktor kurangnya minat membaca terutama pada anak usia dini. Membaca mampu memperluas kemampuan dalam menyampaikan pendapat dan pengetahuan. Berdasarkan judul penelitian “Most Littered Nation in The World” menempatkan berada di peringkat ke 60 dari 61 negara yang diteliti mengenai minat membaca. Hal tersebut membuktikan bahwa Indonesia membaca belum menjadi budaya maupun suatu kebutuhan hidup. Hadirnya taman baca di tengah masyarakat yang tidak dipungut biaya diharapkan dapat dimaksimalkan penggunaannya untuk meningkatkan minat membaca, terutama anak usia dini. Sambiarum RT05 RW06 memiliki taman baca yang kurang maksimal dalam penggunaannya dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pengadaan taman baca dan upaya memaksimalkan penggunaanya diawali dengan melakukan observasi keadaan taman baca, sosialisasi kepada anak-anak sekitar dan penanggung jawab, implementasi berupa kegiatan rutin dengan anak-anak sekitar setiap minggunya. Hal tersebut dilaksanakan dengan tujuan utama berupa peningkatan minat baca dan memaksimalkan fungsi Taman Baca yang telah ada di RT05 RW06 Sambiarum.