Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Teknologi E-commerce dan Pengalaman Konsumen Dera Thorfiani; Senny Handayani Suarsa; Bheben Oscar
JKBM (JURNAL KONSEP BISNIS DAN MANAJEMEN) Vol 7, No 2 (2021): JKBM (JURNAL KONSEP BISNIS DAN MANAJEMEN) MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jkbm.v7i2.4623

Abstract

This study aims to determine the descriptive analysis of each variable: e-commerce technology, independent variables; customer experience, the dependent variable; and e-commerce platform; the intervening variables are then analyzed how the direct or indirect influence of the independent variables, e-commerce technology, on the dependent variable, consumer experience, when using the e-commerce platform as an intervening variable. The quantitative method is used in this study. Based on the results of factor analysis and Structural Equation Modeling (SEM) data processing, using SPSS 23 and SMART-PLS software, the results are: 1) e-commerce technology variables indirectly have a positive and significant effect on customer experience when accessing the e-commerce platform, 2) the e-commerce technology variable has a positive and significant direct effect on customer experience. The area in this study is still limited because it merely covers Bandung Raya and is not specific for the assessment of the e-commerce platform used. For future research, the scope of research can be expanded, and the e-commerce platform used can be more specific to certain platforms so that more detailed results can be obtained
Pelatihan Administrasi Perkantoran Dan Tata Kelola Kearsipan di Desa Wangunharja Kecamatan Lembang Angga Dewi Anggraeni; Asaretkha Adjane; Suparno Saputra; Dera Thorfiani
Merpati: Media Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pos Indonesia Vol. 1 No. 2 (2020): Merpati
Publisher : LPPM Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.489 KB) | DOI: 10.36618/merpati.v1i2.883

Abstract

Desa Wangunharja merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Bandung Barat di wilayah utara Kecamatan Lembang dengan luas wilayah 377,72 Ha. Batas Desa Wangunharja meliputi Desa-desa yang ada di Kecamatan Lembang keseharian masyarakat Desa Wangunharja adalah bercocok tanam, bertani, buruh tani, peternak sapi perah, TNI/POLRI, PNS dan buruh lainnya. Desa dengan segenap atribut pemerintahannya adalah arena yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Perangkat desa mempunyai tugas membantu Kepala Desa dibidang Pembinaan dan Pelayanan Tehnis akademis, dan pelayanan Kepada Masyarakat. Keberadaan perangkat desa yang juga diserahi tugas dibidang administrasi, menduduki posisi yang sangat penting karena sebagai pemerintahan yang paling bawah seharusnya. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran perangkat desa Wangunharja untuk dapat mengelola arsip desa secara baik dan benar, membekali kemampuan dan keterampilan, perangkat desa untuk mengelola arsip sebagai upaya peningkatan pelayanan public, dengan demikian secara bertahap dan berkesinambungan nantinya kemampuan pemerintah desa dalam mengelola arsip akan semakin meningkat.
Pengaruh Brand Ambassador dan Testimoni Sosial Media terhadap Minat Beli Generasi Z pada McDonald Setiabudi Bandung Angga Dewi Anggraeni; Dera Thorfiani; Ilham Hidayat
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif Vol 8 No 2 (2023): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS KREATIF
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/manajemen.v8i2.5315

Abstract

A B S T R A C TThe development of the food industry in big cities is currently growing rapidly, especially fast food, changes in lifestyle and people's behavior in everyday life affect consumption of fast food. one of them is McDonald's, which has become popular with generation Z, BTS is currently being favored by generation Z and dissemination through social media is the most effective medium. The measurement of purchase intention variable uses interest, desire, and action indicators. The brand ambassador variables are popularity, expertise, and charm, while the testimonial variables in social media are interest, trust, and attention. This research is a causal associative with quantitative techniques. The research population is 549 people seen from sales of BTS Meal products in June 2022, with a sample of 137 respondents. Data collection techniques using questionnaires, with data analysis techniques descriptive analysis, multiple linear regression analysis, T test, F test, and the coefficient of determination. The results showed that brand ambassadors were considered very good, testimonials in social media were considered very good and purchase intention was considered very good. Brand ambassadors influence purchase intention, social media testimonials influence purchase intention, brand ambassadors and social media testimonials influence purchase intention with a large influence of 59.3%.A B S T R A KPerkembangan industri makanan di kota besar saat ini berkembang pesat khususnya makanan cepat saji, perubahan gaya hidup dan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari mempengaruhi konsumsi makanan ceoat saji. salah satunya adalah McDonald yang menjadi populer generasi Z BTS saat ini sedang digemari oleh generasi Z dan penyebaran melalui sosial media menjadi media paling efektif. Pengukuran variabel minat beli menggunakan indikatorinterest, desire, dan action. Variabel brand ambassador yaitu kepopuleran, keahlian, dan kepesonaan, sedangkan variabel testimonial in social media yaitu ketertarikan, kepercayaan, dan attention. Penelitian ini merupakan asosiatif kausal dengan teknik kuantitatif. Populasi penelitian yaitu 549 orang dilihat dari penjualan produk BTS Meal pada bulan Juni 2022, dengan sample 137 responden. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan angket, dengan teknik analisis datanya analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji T, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador dinilai sangat baik, testimony in media social dinilai sangat baik dan minat beli dinilai sangat baik. Brand ambassador berpengaruh terhadap minat pembelian, testimony social media berpengaruh terhadap minat beli, brand ambassador dan testimony social media berpengaruh terhadap minat beli dengan besar pengaruh 59,3%.
ANALISIS PEMILIHAN VENDOR TRUCKING DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN TOPSIS DI KANTOR POS CABANG X Sifa Samrotu Zakiyyah; Ali Mohamad Rezza; Dera Thorfiani; Eduard Sondakh
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 5 No 2 (2026): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/invantri.v5i2.10171

Abstract

Dalam kegiatan pemilihan Vendor Trucking oleh tim penjualan korporat di Kantor Pos Cabang X, ditemukan fenomena ketidakefisienan dalam proses pemilihan Vendornya. Pemilihan dilakukan tanpa menggunakan metode terstruktur, melainkan hanya berdasarkan asumsi dan pengalaman subjektif. Hal ini dapat terlihat dari keluhan pelanggan yang diberikan kepada perusahaan terkait keterlamabatan, dan kurangnya komunikasi dengan pihak Vendor Trucking. untuk itu, perusahaan sebaiknya segera melakukan evaluasi lebih lajut mengenai masalah tersebut, dikarenakan masalah tersebut dapat mengurasi rasa kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Melalui pendekatan metode Metode Analytical Hierarcy Process (AHP) dan Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS), maka dapat mengetahui Vendor Trucking terbaik yang dapat dilanjutkan dalam proses pemilihan Vendor berikutnya. kombinasi metode AHP dan TOPSIS dipilih dengan alasan metode AHP memiliki kelebihan berdasar pada matriks perbandingan pasangan dan melakukan analisis konsistensi, sedangkan metode TOPSIS dapat menyelesaikan pengambilan keputusan secara praktis, karena konsepnya sederhana dan mudah dipahami, komputasinya efisien, serta memiliki kemampuan mengukur kinerja relatif dari alternatif-alternatif keputusan. Hasil akhir dari analisis perhitungan bobot alternatif terbaik menggunakan kombinasi metode Analytical Hierarcy Process (AHP) dan Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) menunjukan bahwa Vendor A memperoleh bobot tertinggi, yaitu sebesar 1,798 atau 179,8%, sehingga tetap menjadi pilihan utama. Selanjutnya, Vendor C menempati posisi kedua dengan bobot sebesar -1,024 atau -102,4%. Sementara itu, Vendor B berada di posisi terakhir dengan bobot -0,003 atau -0,3%.