Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Kinerja Karyawan BBPI Saat Pandemi Covid-19 Andhi Supriyadi; Catur Yulianto
JMD : Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara Vol 4 No 1 (2021): Januari (2021) - Juni (2021)
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26533/jmd.v4i1.751

Abstract

Corona virus (covid-19) is a virus which transmits disease through touch. This can spread in small droplets which come from nose or mouth when coughing or sneezing. Government takes many policies on various aspects of life at the economic sector, education, tourism, health and even activities of life in the community. Work from Home is one of the government’s policy, Work from home is a term of working remotely, more precisely working from home. Some factors that affect performance by work from home are personality, organizational communication, and work facilities. Data results of the questionnaire are use in this study by sample data collection techniques of 30 people from 127 populations. SPSS analysis tool, used as analysis technique in the study, which multiple linear regression by conducting validity tests, reliability testing, correlation analysis of regression analysis, coefficient of confirmation and testing of the hypothesis. Results showed that the Adjusted RSquare (coefficient of determination) on 0.986. This concludes that the independent variables (personality, organizational communication and facilities) can explain 98.6% of the dependent variable (employee performance). And the rest of 1.4% (100% - 98.6%) are explaining other independent variables that not proposed in this research.
IMPLEMENTASI PENGATURAN PENGAWASAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNGAN DALAM PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR 6 TAHUN 2007 TENTANG BANGUNAN DI KABUPATEN LAMONGAN (Studi di Badan Penanaman Modal Dan Perizinan Kabupaten Lamongan) Catur Yulianto
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Februari 2013
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.721 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 6 Tahun 2007 tentang bangunan di Kabupaten Lamongan terhadap pengawasan bangunan di Kabupaten Lamongan, dan untuk mengetahui, menemukan, serta menganalisis hambatan yang dihadapi oleh Badan Penanaman Modal dan Perizinan dalam implementasi Peraturan daerah Kabupaten Lamongan Nomor 6 Tahun 2007 tentang bangunan di Kabupaten Lamongan terhadap pengawasan bangunan yang ada di Kabupaten Lamongan dan upaya yang dilakukan oleh Badan Penanaman Modal dan Perizinan Kabupaten Lamongan dalam menghadapi hambatan tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode yuridis sosiologis, yang mendasarkan penelitian pada peraturan-peraturan yang berlaku dan juga dikaitkan dengan kenyataan yang terjadi sebenarnya di lapangan. Data yang digunakan adalah primer dan data sekunder yang didapatkan dengan cara wawancara, observasi dan  dokumentasi pada masyarakat Kabupaten Lamongan khususnya warga di Kecamatan Sugio dan Badan Penanaman Modal Dan Perizinan Kabupaten Lamongan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwaImplementasi Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 6 tahun 2007, tentang Bangun Di Kabupaten Lamongan yang dilakukan oleh Badan Penanaman Modal Dan Perizinan Kabupaten Lamongan terhadap pengawasan bangunan - bangunan yang ada di kabupaten lamongan belum optimal karena terdapat hambatan – hambatan yang ada di lapangan. Hambatan tersebut antara lain karena kurangnya anggota dalam menjalankan pengawasan bangunan di lapangan, kurangnya sarana prasarana, dan budaya masyarakat yang belum sadar akan pentingnya kepemilikan Izin Mendirikan Bangunan. Upaya yang dilakukan Badan Penanaman Modal Dan Perizinan kedepan dalam mengatasi hambatan tersebut adalah dengan memperbanyak petugas – petugas yang akan ditempatkan di kecamatan – kecamatan, memperbanyak sarana prasarana dalam mengakses daerah – daerah yang sulit dijangkau, serta memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya kepemilikan Izin Mendirikan Banguan agar bangunan tersebut legal dan mempermudah pengawasan bangunan apabila terjadi pelanggaran.Kata Kunci : Implementasi, Pengawasan, Izin Mendirikan Bangunan.
Model Penilaian Tanah Massal Berbasis Bidang Tanah Menggunakan Algoritma Random Forest di Kota Surakarta Yulianto, Catur
Jurnal Pertanahan Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Pertanahan
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53686/jp.v14i1.204

Abstract

Penilaian tanah massal berbasis bidang tanah dapat dilakukan dengan menggunakan model berdasarkan variabel-variabel bebas pembentuk nilai tanah. Salah satu model yang disarankan untuk model nilai tanah yaitu algoritma random forest. Agar random forest memiliki kemampuan prediksi yang baik maka perlu dilakukan pengaturan hyperparameter antara lain mtry, jumlah pohon yang dibangun (num.trees), dan jumlah minimal node (min.node.size). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja model penilaian tanah menggunakan random forest dengan analisis pengaturan hyperparameter agar mendapatkan hasil akurasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan model nilai tanah memiliki nilai R2 sebesar 82,96% dan nilai mean absolute percent error (MAPE) sebesar 26,83 sehingga model memiliki kemampuan prediksi yang layak. Berdasarkan standar rasio yang dikeluarkan oleh IAAO, uji kualitas model penilaian tanah menghasilkan nilai coefficient of variation (COV) sebesar 22,62 dan nilai coefficient of dispersion (COD) sebesar 25,29 serta nilai price related differential (PRD) sebesar 1,12. Nilai COV, COD, dan PRD masih di luar batas toleransi yang ditetapkan.   Parcel-based mass valuation can be carried out using a model based on the land value independent variables. One model that is recommended for modeling land value is the random forest algorithm. In order for random forest to have good predictive capabilities, it is necessary to tune hyperparameters including mtry, number of trees built (num.trees) and minimum number of nodes (min.node.size). This research aims to show the performance of a land valuation model using random forest with hyperparameter tuning analysis to get the best accuracy. The research results show that the land valuation model has an R2 of 82.96% and a mean absolute percent error (MAPE) of 26.83, so the model has reasonable predictive ability. Based on the standard ratio issued by the IAAO, the land valuation model quality test gives a coefficient of variation (COV) value of 22.62, a coefficient of dispersion (COD) value of 25.29, and a price-related differential (PRD) value of 1.12. COV, COD, and PRD are still outside the specified tolerance limits