Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBENTUK PRIBADI YANG UNGGUL PESERTA DIDIK MTs AL KAMAL TARUB TEGAL roikhatul jannah
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 2 (2019): JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v1i2.33

Abstract

A superior person is a human condition as an individual who has better qualities than others. With a superior personality possessed, someone's life will look better than others in terms of their personality and are respected by many others. One form of this superior person is noble character, noble character is a good action (behavior / trait) that has been deeply embedded in one's soul so that it makes his personality good too. This study aims to find out the superior personal forms, services used by the Counseling Guidance teacher, and the time used by the Counseling Guidance teacher in shaping the personality of the students. This type of research is qualitative research using observation instruments, in-depth interviews and documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that the role of the counselor proved to be able to form the superior personality of MTs Al Kamal Tarub students. Counseling activities conducted by Guidance Counseling teachers at MTs Al Kamal Tarub have had a good impact, this can be seen from the students' personalities at MTs Al Kamal Tarub Tegal.
Kesadaran Tanggung Jawab Mahasiswa Dalam Organisasi Menurut Teori Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow Perspektif Bimbingan Dan Konseling Muhammad Ishlah Amaladini; Roikhatul Jannah; Moh. Wifaqul Idaini
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i2.125

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesadaran tanggung jawab mahasiswa dalam organisasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) di Kampus IBN Tegal berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian juga menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran tersebut serta peran bimbingan dan konseling dalam meningkatkannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada anggota DEMA, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran tanggung jawab mahasiswa sangat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan dasar menurut Maslow, mulai dari fisiologis hingga aktualisasi diri. Mahasiswa yang kebutuhannya terpenuhi cenderung lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi. Faktor-faktor yang memengaruhi antara lain lingkungan organisasi, sistem manajemen, komunikasi antaranggota, serta dukungan layanan bimbingan dan konseling. Layanan ini membantu mahasiswa mengenali potensi diri, meningkatkan motivasi, dan membentuk sikap tanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu bimbingan dan konseling di konteks organisasi mahasiswa, serta rekomendasi praktis bagi lembaga pendidikan untuk memperkuat program pembentukan karakter dan kepemimpinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan konseling yang efektif.
Urgensi Penguatan Nilai-Nilai Religiusitas dalam Kehidupan terhadap Akhlak Mahasiswa Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal Roikhatul Jannah
La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 18 No. 1 (2026): La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/latahzan.v18i1.333

Abstract

This research aims to explore the urgency of strengthening religious values ??in student life and its influence on the formation of student morals at the Tegal State Bakti Islamic Institute. The research method used is a qualitative descriptive study with a phenomenological approach. Data was collected through in-depth interviews with students from various backgrounds and religious beliefs, as well as observations of religious activities on campus. The research results show that religious practices such as routine worship (congregational prayer, sunnah fasting), religious studies, istighosah, and active participation in the activities of the Junudul Mushtofa Student Activity Unit play a crucial role in forming students' moral awareness, integrity and empathy. The religious values ??internalized through these activities include compassion, peace, forgiveness, responsibility as caliph on earth, and social solidarity. These findings reinforce that strengthening the value of religiosity provides a solid spiritual foundation for the formation of noble morals in students, both in the vertical aspect (relationship with God) and the horizontal aspect (relationship with others and the environment). Research implications this research encourages the systematic integration of religious values ??into the tertiary education curriculum and the creation of a religious culture on campus as a strategy to strengthen student morals. However, this research is limited to one institution and relatively homogeneous participants, so the results cannot be generalized to a wider population.
Kesadaran Tanggung Jawab Mahasiswa Dalam Organisasi Menurut Teori Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow Perspektif Bimbingan Dan Konseling Muhammad Ishlah Amaladini; Roikhatul Jannah; Moh. Wifaqul Idaini
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 6 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i2.125

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesadaran tanggung jawab mahasiswa dalam organisasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) di Kampus IBN Tegal berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian juga menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran tersebut serta peran bimbingan dan konseling dalam meningkatkannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada anggota DEMA, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran tanggung jawab mahasiswa sangat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan dasar menurut Maslow, mulai dari fisiologis hingga aktualisasi diri. Mahasiswa yang kebutuhannya terpenuhi cenderung lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi. Faktor-faktor yang memengaruhi antara lain lingkungan organisasi, sistem manajemen, komunikasi antaranggota, serta dukungan layanan bimbingan dan konseling. Layanan ini membantu mahasiswa mengenali potensi diri, meningkatkan motivasi, dan membentuk sikap tanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu bimbingan dan konseling di konteks organisasi mahasiswa, serta rekomendasi praktis bagi lembaga pendidikan untuk memperkuat program pembentukan karakter dan kepemimpinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan konseling yang efektif.