Yurika Sastyarina
Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Toksisitas Akut dan Subakut Pada Pemberian Ekstrak Etanol Bawang Tiwai (Eleutherine Americana Merr.) Yurika Sastyarina
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 2 No. 2 (2013): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v2i2.57

Abstract

The ethanolic extract from the bulb of Eleutherine americana was investigated for acute and subacute toxicity in Balb/C male mice. The parameter used on this research is mortality n hepar histophatological. During acute toxicity study, bulb plant (0.52, 0,26 and 5.2 mg/kg b.wt) p.o. for 72 hour and subacute toxicity study bulb plant (0.52, 0,26 and 5.2 mg/kg b.wt) p.o. once daily for 30 days. The result of the research shows that ethanol extract with 0.52, 0,26 and 5.2 mg/kg b.wt dosage can be said relatively safe because there is no death signal about 50% in 24 hour and the result of subacute toxicity in observation histophatological in hepar shows there is fibrosis n necrosis with 0.52, 2.6 mg/kg b.wt and 5.2 mg/kg b.wt dosage. Keywords : bulb, Eleutherine americana , acute and subacute toxicity ABSTRAK Telah dilakukan penelitian toksisitas subakut pada ekstrak etanol umbi bawang tiwai (Eleutherine americana (Aubl.). Merr) dari mencit jantan. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah kematian dan hispatologi hati. Pada uji toksisitas akut diberikan ekstrak etanol bawang tiwai sekali dengan dosis 0,52 mg/kgBB, 2,6 mg/kgBB, dan 5,2 mg/kgBB dan dilakukan pengamatan selama 72 jam sedangkan pada toksisitas subakut dengan pemberian berulang setiap hari sekali selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa ekstrak bawang tiwai dengan dosis 0,52 mg, 2,6 mg, dan 5,2 mg/KgBB dapat dikatakan relatif aman karena selama 24-72 jam tidak menunjukkan kematian hewan uji (mencit) sebanyak 50% dan hasil pengamatan hispatologi hepar menunjukkan bahwa dosis 0,52 mg/20 g bb mencit, 2,6 mg/20 g bb mencit, dan 5,2 mg/20 g bb mencit dapat menyebabkan perubahan histologi hati mencit berupa fibrosis, nekrosis. Kata Kunci : Umbi, Eleutherine Americana, uji akut dan subakut