Andreas Suparto
STKIP Widya Yuwana

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENUMBUHKAN KERUKUNAN DALAM HIDUP BERAGAMA MENURUT PANDANGAN AGAMA KATOLIK Andreas Suparto
Bahasa Indonesia Vol 1 No 1 (2009): April 2009
Publisher : Lembaga Penelitian STKIP Widya Yuwana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1300.359 KB)

Abstract

Present, many people talk on intereligious dialogue at various levels, formally or informally in order to create a peaceful society. In line with it, Indonesian Government create the intereligious dialogue at various lavels. But in reality, there are often conflict between reality and what the Government want to. This article try to contribute some ideas to awake the catholics in order to create peaceful inter religious dialogue. It focuses on how to understand and developt intereligious dialogue as a new evangelization.
KETAHANAN IMAN KELUARGA KATOLUK YANG DALAM ARUS GLOBALISASI JAMAN INI Andreas Suparto
Bahasa Indonesia Vol 5 No 3 (2011): April 2011
Publisher : Lembaga Penelitian STKIP Widya Yuwana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6081.31 KB)

Abstract

Perubahan dan perkembangan dunia sangat diwamai oleh arus besar globalisasi. Dalam arus ini, berita lnjil tentang kerajaan Allah yang memerdekan danmenyelamatkan manusia terus dimaklumkan hingga menerobos perubahan dan perkembangan jaman. Demi kesuksesan pewartaan ini, umat basis (paguyuban) sebagai murid Kristus perlu berjuang terus mewujudkan Kerajaan Allah yang memerdekakan, menguduskan dan menyelamatkan setiap orang dan seluruh alam semesta dari kerakusan, kekerasan, penindasan, penipuan dan kemiskimnan. Tugas keluarga Katolik ialah membangun diri menjadi habitus baru atau basis kehidupan iman anak, remaja serta kaum muda. Habitus ini bisa tercipta melalui gerakkan membangun hidup menggereja bagi keluarga-keluarga Katolik yang kredibel, transparan dan akuntabel. Gerakkan seperti ini perlu didukung oleh para pemimpin umat yang berwawasan luas, kaum profesional dan semua umat beriman Katolik yang siap memberi pelayanan integratif terhadap kebutuhan spiritual, ekonomi, kesehatan dan pendidikan keluarga, terutamakeluarga-keluarga kecil dan lemah.
PROBLEM REMAJA DAN PENILAIAN MORAL KATOLIK TENTANG SEX DI LUAR NIKAH Andreas Suparto
Bahasa Indonesia Vol 7 No 4 (2012): April 2012
Publisher : Lembaga Penelitian STKIP Widya Yuwana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.287 KB) | DOI: 10.34150/jpak.v7i4.167

Abstract

Pengaruh perkembangan zaman sering menempatkan remaja pada posisi dilematis di mana di satu sisi mereka diharapkan menjadi generasi penerus, tetapi pada sisi lain mereka dihadapkan pada masalah rawannya pergaulan akibat arus perkembangan zaman tersebut. Minimnya pengetahuan tentang sex dan kurangnya keteladanan serta lemahnya pendampingan dari orang dewasa semakin memperparah situasi ini. Oleh karena itu peran serta berbagai pihak khususnya pihak Gereja Katolik sangat diperlukan dalam proses pendampingan dan pembentukan pribadi remaja yang bertanggungjawab dan bermoral baik. Melalui pendampingan yang baik diharapkan remaja senantiasa bertindak benar, termasuk dalam prilaku seksual.