Nuraini Habibah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PANDANGAN AMINA WADUD MUHSIN TENTANG KONSEP KEPEMIMPINAN RUMAH TANGGA Nuraini Habibah
Cakrawala: Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Prodi MPI IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3082.255 KB)

Abstract

Konsep kepemimpinan rumah Tangga dalam Islam diatur dalam suratAn-Nisa (4): 34. Ayat ini menjelaskan bahwa laki-laki adalahpenanggung jawab atas perempuan. Alasan tanggung jawab ini adalahpertama karena laki-laki diberi kelebihan oleh Allah SWT, kedua karenalaki-laki membelanjakan hartanya untuk menafkahi perempuan. Ayat inilebih lanjut tidak menjelaskan secara rinci kelebihan apa yang dimilikilaki-laki atas perempuan sehingga mendatangkan kontroversipenafsiran/penafsiran yang beragamtermasuk dari kalangan feminis.Amina Wadud Muhsin, seorang feminis dari Malaisia menafsirkan bahwakepemimpinan laki-laki atas perempuan dalam keluarga bersifatkontekstual. Artinya, jika laki-laki mampu menunjukkan kelebihannyadari hal materi dan laki-laki membelanjakan hartanya untuk mendukungperempuan, maka ia bias memegang kepemimpinan itu, tetapi jika tidak,maka kepemimpinan itu dengan sendirinya gugur.
MENILIK PERAN WANITA: DARI KELUARGA HINGGA POLITIK Nuraini Habibah
El-Mu'Jam. Jurnal Kajian Al Qur'an dan Al-Hadis Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : IAINU Kebumen Prodi IAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/el-mujam.v1i1.331

Abstract

Islam merupakan agama rahmatan lil’alamin pembawa rahmat bagi alam semesta termasuk di dalamnya menciptakan kemuliaan bagi kaum wanita. Islam membawa ajaran yang memposisikan wanita dalam kedudukan yang terhormat. Tidak ada diskriminasi antara laki-laki dan perempuan. Masing-masing memiliki tugas dan amanah yang berkeadilan. Masing-masing memiliki hak dan kewajiban yang harus ditunaikan demi menjalankan peran sebagai wakil Tuhan di bumi (khalifatun fil ardhi). Wanita dalam Islam tidak hanya memiliki peran penting dalam membina keluarga tetapi Islam juga memberikan ruang gerak bagi wanita untuk berperan dalam kehidupan sosial maupun politik