Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IbM BAGI KADER POSYANDU (MITRA KADER POSYANDU DUSUN WAIMITAL DAN DUSUN WAESELANG) Epi Dusra Epi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1i4.49

Abstract

ABSTRAK Program IbM ini memiliki target utnuk membantu meningkatkan kemampuan keluargadan kader posyandu dalam mengukur dan menstimulasi tumbuh kembang balita. Tujuanprogram IbM ini adalah membantu kemandirian keluarga dan kader posyandu dalammengukur dan menstimulasi tumbuh kembang balita. Mitra yang dilibatkan dalam programini adalah keluarga yang mempunyai balita dan kader posyandu di dua Dusun yaitu DusunWaeselang dan Dusun Waimital. Kegiatan IbM meliputi penyuluhan tentang tumbuhkembang balita, pelatihan tentang cara mengukur tumbuh kembang balita, dan pelatihan tentang cara menstimulasi tumbuh kembang balita.Luran yang dihasilkan dari program ini adalah produk berupa booklet health education tentang tumbuh kembang balita, buku panduan cara mengukur tumbuh kembang balita bagi keluarga dan kader, dan buku panduan cara menstimulasi tumbuh kembang balita bagi keluarga, kader atau masyarakat. Kata Kunci: kader, Posyandu, Pertumbuhan, Perkembangan
STUDI TUMBUH KEMBANG BALITA PADA DAERAH PESISIR PANTAI (STUDI KASUS di DUSUN WAESELAN KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT) Epi Dusra epi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1i4.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tumbuh kembang bayi balita pada daerah pesisir pantai meliputi berat badan, tinggi badan, LILA, lingkar kepala, motorik kasar, motorik halus, pengamatan, bicara dan sosialisasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain studi potong lintang (Cross Sectional Study) yang merupakan salah satu jenis penelitian observasional. Desain ini dimaksudkan untuk mempelajari dinamika dan variasi variabel yang termuat dalam judul penelitian. Penelitian ini akan dilaksanakan selama 4 bulan yaitu, dimulai dengan melakukan obeservasi terhadap responden. Penelitian ini akan dilaksanakan pada Dusun Waeselang Kabupaten Seram Bagian Barat. Instrumen penelitian yaitu kuesioner, sedangkan alat-alat yang digunakan untuk pemeriksaan pertumbuhan adalah, timbangan bayi, dacing, microtoice, pita LILA, dan meter, sedangkan untuk mengukur perkembangan menggunakan lembar DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) balita. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah informasi tentang tumbuh kembang balita daerah pesisir pantai, hasil peneltian ini akan diterbitkan dalam jurnal yang berlesensi ISN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 23, 2% balita mengalami gangguan pertumbuhan, 23,2% balita mengalami gangguan perkembangan motorik kasar, 17,9% balita mengalami gangguan perkembangan motorik halus, 19,6% balita mengalami gangguan mengamatan, 17,9% balita mengalami gangguan perkembangan bahasa dan 21,4 % balita mengalami gangguan perkembangan sosial. Kata Kunci : Perkembangan, pertumbuhan, motorik kasar, motorik halus, sosial, bahasa, pengamatan