Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMERIKSAAN PARAMETER KIMIA AIR LIMBAH HASIL INDUSTRI PERIKANAN Farha Assagaff
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1i3.46

Abstract

Abstrak
STUDI KEPADATAN TIKUS DAN EKTOPARASIT DI PASAR GUDANG ARANG KELURAHAN BENTENG KECAMATAN NUSANIWE KOTA AMBON Farha Assagaff
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 2 (2019): June 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.78 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v4i2.326

Abstract

Faktor lingkungan biotik dan abiotik akan mempengaruhi dinamika populasi tikus. Suatu populasi tikus domestik, peridomestik dan silvatik akan beragam dalam struktur umur, fase perkembangan, atau komposisi genetik dari individu-individu penyusunnya diduga mempunyai perbedaan keragaman komposisi ektoparasit yang menempatinya (Mulyono, et al.2009). Pasar dapat mendukung kehidupan tikus. Keberadaan tikus beserta pinjalnya di pasar perlu diwaspadai, agar tidak terjadi penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tikus dan ektoparasit pada tikus di Pasar Gudang Arang Kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Populasi adalah semua tikus dan ektoparasit yang berada disekitar lokasi penangkapan tikus yaitu Pasar Gudang Arang Kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Sementara itu, sampel adalah tikus dan ektoparasit yang berhasil tertangkap dan ditemukan pada saat penelitian. Untuk mendapatkan ektoparasit, tikus yang tertangkap kemudian dibius menggunakan klorofom. Kemudian tikus disisir. Proses penyisiran harus berlawanan arah dengan rambut badan tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tikus yang tertangkap sebanyak 3 ekor. Jenis tikus yang tertangkap Tikus Got (Rattus norvegicus). Setelah dilakukan penyisiran, tidak diperoleh ektoparasit yang menempel pada tikus. Simpulan dalam penelitian ini adalah kepadatan tikus di pasar Gudang Arang atau persentase keberhasilan penangkapan (trap success) sebesar 8,33%. Namun tetap diharapkan dengan adanya hasil penelitian ini bagi masyarakat (penjual) tetap melakukan upaya pemberantasan dan pengendalian tikus. Kata kunci: Tikus, Ektoparasit, Pasar
Gambaran Angka Kuman pada Peralatan Makan Pedagang Makanan Kaki Lima Jalan Sam Ratulangi Kecamatan Sirimu Kota Ambon Farha Assagaff
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7302

Abstract

Tempat pengolahan makanan (TPM) memiliki potensi yang cukup besar untuk menimbulkan gangguan kesehatan. Kontaminasi pada makanan yang salah satunya disebabkan dari keberadaan peralatan makan yang tidak bersih. Peralatan makan merupakan salah satu persyaratan hygiene sanitasi rumah makan. Kebersihan dan cara penyimpanan peralatan pengelolah makanan harus memenuhi persyaratan sanitasi. Kondisi penjual makanan sering kali tidak memperhatikan proses pencucian peralatan makan yang hygiene yang akan memberikan peluang besar terjadinya kontaminasi pada makanan dan minuman yang disajikan kepada konsumen yang berkunjung. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi angka kuman pada alat makan piring pedagang makanan kaki lima di Jalan Sam Ratulangi Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Penelitian ini bersifat Deskriptif yang dilaksanakan untuk memperoleh gambaran secar objektif terhadap keberadaan angka kuman pada peralatan makan yang digunakan sesuai hasil pemeriksaan laboratorium. Sampel yang diambil sebanyak 13 sampel. Hasil penelitian pada peralatan makan piring terdapat 8 sampel peralatan makan piring yang tidak memenuhi syarat atau jumlah angka kuman lebih dari 0 CFU/cm3, sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel peralatan makan piring yang digunakan oleh pedagang makanan kaki lima di Jalan Sam Ratulangi Kecamatan Sirimau Kota Ambon sebagian besar tidak memenuhi syarat. Kata kunci: angka kuman; alat makan; pedagang makanan kaki lima
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SD SEBAGAI TIM PEMANTAU JENTIK DI NEGERI ASSILULU Tina Amnah Ningsih; Farha Assagaff
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2021.2.1.038-044

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is a disease caused by the dengue virus, which is transmitted through the Aedes aegypti mosquito vector. An effort to eradicate mosquito nests (PSN) is carried out so that the larva-free rate can be achieved 95%. The purpose of this activity is to increase the knowledge of elementary school students and increase the larva-free rate in Assilulu Country. The method used is counseling about Aedes aegypti mosquito larvae using lecture methods and animated videos. This activity was carried out through several stages, namely, counseling about Aedes aegypti mosquito larvae, forming a larva monitoring team, larva monitoring activities, and evaluating larva monitoring activities. The results achieved in this program are an increase in the knowledge of elementary school students about dengue and the Aedes aegypti mosquito and an increase in ABJ in Assilulu Village